Terobosan Baru, Marcella Zalianty Produksi Film dari Lagu

 

  Kiprah Marcella Zalianty kian lancar di industri perfilman Tanah Air. Berangkat dari layar kaca, hingga kemudian eksis di layar lebar, Marcella tak puas hanya menjadi seorang aktris. Darah seninya begitu kental hingga ia ingin terus merambah lahan-lahan lain.   Di bawah naungan ...

23 Oktober 2014
Posted By: Evelyn Afnilia
Marcella Zalianty
 
Kiprah Marcella Zalianty kian lancar di industri perfilman Tanah Air. Berangkat dari layar kaca, hingga kemudian eksis di layar lebar, Marcella tak puas hanya menjadi seorang aktris. Darah seninya begitu kental hingga ia ingin terus merambah lahan-lahan lain.
 
Di bawah naungan rumah produksinya, Keana Production, Marcella kini kembali menggarap karya seni dalam sebuah tontonan layar lebar. Bertindak sebagai produser, film yang diangkat dari lagu ciptaan Yovie Widianto ini diberi judul sesuai dengan lagunya, Mantan Terindah.
 
Perlu diketahui, film Mantan Terindah menjadi proyek keempat yang menempatkan Marcella sebagai produser setelah sebelumnya ada Batas (2011), Kalau Kau Indonesia, Tepuk Dada! (2012), dan Rectoverso (2013). Yang membedakan, Mantan Terindah menjadi film pertama bagi Marcella yang diangkat dari sebuah lagu.
 
Mengenai proyek terbaru Keana Productions dan Berlian Entertainment ini, tim 21cineplex.com pun melakukan bincang-bincang santai dengan Marcella. Dan berikut adalah hasilnya:
 
Hallo mbak Marcella, pertama-tama selamat ya atas film Mantan Terindah ini. Boleh dong mbak diceritakan bagaimana proses membuat film dari sebuah lagu?
"Hallo terimakasih. Ya sebenarnya ini berawal sejak konser Irreplaceable: Yovie and His Friends tahun lalu. Kami (Keana) dan Berlian memutuskan untuk bekerjasama dengan mengangkat lagu Mantan Terindah ini menjadi sebuah film,"
 
Dari sekian banyak lagu Yovie, mengapa lagu ini yang dipilih?
"Jelas karena lagu ini merupakan lagu yang sudah sangat mendunia ya, dan 'Mantan Terindah' juga lagu yang paling tinggi diunduh di iTunes. Karakter lagunya pun sangat kuat.
 
Kesulitannya apa mbak untuk membuat film berdasarkan lagu?
"Jelas karena lagu ini sudah banyak yang tahu, jadi bagaimana kami harus mentransformasikan jiwa saat orang mendengar lagu ini, dirasakan saat orang menonton filmnya nanti. Jadi mau mereka dengarkan lagunya atau nonton filmnya, mereka akan tetap mendapatkan 'soul'-nya. Itu yang sulit, juga adanya keterbatasan dari lirik lagu itu sendiri,"
 
Untuk pengembangan ceritanya sendiri, terinspirasi darimana mbak?
"Ya memang kan kita ada keterbatasan dari lirik-lirik itu tadi. Jadi kami putuskan untuk adakan sayembara cerita, dan cerita Mantan Terindah ini kami ambil dari pemenang sayembara itu karena ceritanya cukup menarik. Kemudian naskahnya dikembangkan oleh mbak Titien Wattimena,"
 
Seperti apa sih mbak, bocorin sedikit dong ceritanya. Apalagi dikatakan kalau Mantan Terindah ini bukan sekedar cerita cinta biasa?
"Sedikit aja ya. Hehehe. Jadi ceritanya tentang seorang wanita 24 tahun, yang memiliki kemampuan indera keenam, kemampuan untuk melihat masa depan. Dan wanita ini tau, kalau sosok pria yang sekarang sedang dekat dengannya, akan menjadi mantannya. Dan disinilah konsep metafisiknya, bagaimana si wanita ini menanggulangi penglihatannya itu. Apakah ia akan mengikuti takdir, atau merubahnya dan memilih cintanya sekarang. Jadi sangat berkaitan dengan takdir,"
 
Dalem banget ya sepertinya. Lalu selain dari cerita, apalagi yang membedakan Mantan Terindah dari film-film yang mbak produseri sebelumnya?
"Mungkin lebih ke konsep dan teknis ya. Konsepnya kan mentransformasi lagu ke film. Sebenarnya nggak ada perbedaan yang signifikan, tapi untuk mood film ini sendiri, kontras warnanya, audionya, terasa lebih senang,"
 
Untuk anggaran sendiri, kira-kira menghabiskan dana berapa mbak?
"Hmm memang untuk yang ini lebih dari yang sebelum-sebelumnya. Habis sekarang kan harga juga pada naik ya, jadi biaya produksi juga naik. Hehehe,"
 
Mbak Marcella sendiri kenapa nggak menjadi sutradara untuk film ini?
"Sebenarnya memang waktu awal itu sempat ada kepikiran, tapi kondisinya aku nggak memungkinkan. Saat mulai develop, aku baru melahirkan. Jadi ya menurutku lebih baik dikerjakan sama orang lain, sekalian memberi kesempatan ke mereka yang punya gagasan dan ide yang mungkin lebih menarik. Daripada semuanya aku yang kerjain sendiri tapi hasilnya nggak maksimal, lebih baik kami berbagi tugas,"
 
Kalau dilihat lagi, mbak Marcella kan pernah menjadi aktris, sutradara, juga sekarang produser, sebenarnya posisi apa sih yang mbak inginkan di film?
"Sebenarnya aku tuh film hobi sih, jadi apapun posisinya, aku cuma ingin film Indonesia ini menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Dan aku juga banyak banget punya mimpi di film, seperti pengen bikin film dengan nilai sejarah yang kuat. Juga tentang seorang tokoh yang belum diketahui dan menurutku, perlu banget perjalanan orang ini diketahui banyak orang,"
 
Terakhir mbak, apa sih yang mengharuskan penonton untuk menyaksikan Mantan Terindah ini?
"Jelas untuk penikmat lagunya harus nonton ya, untuk merasakan lebih dalam lagi cerita film ini. Selain itu ya memang film ini memberikan pesan yang mudah-mudahan bisa sampai. Ini lebih ke bagaimana mengatasi dilema dalam diri, jadi Mantan Terindah ini punya pesan yang baik untuk penonton. Dan selain itu, ya penonton Indonesia harus mulai mencintai film-film dari Tanah Airnya sendiri,"
 
Mantan Terindah persembahan Sunsilk yang disutradarai oleh Farishad Latjuba turut melibatkan Karina Salim, Edward Akbar, Ray Sahetapy, Hedi Yunus, Tri Yudiman, dan Salvita Decorte. Cinema XXI akan memutarkan Mantan Terindah mulai 6 November 2014. Jangan sampai kelewatan ya!
COMPLETE ARCHIVE
 
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
Z
 
 

COMING SOON