MORE
Kuntz Agus: Belajar Kompromi di #republiktwitter
Wulan Guritno: Dunia Film Memberikan Banyak Ilmu
Love is U: Mengawali Trend Girlsband Main Film
Laura Basuki: Terima Peran Apapun, Yang Penting Adalah Ceritanya
Ifa Isfansyah : Sang Penari Pekerjaan Cinta
Ody C. Harahap : Angkat Bunuh Diri Menjadi Tema Filmnya
21Cineplex: Press Release 10 Agustus 2011
Hany Saputra: Tampilkan Ka`bah Ukuran Asli Dalam Film Di Bawah Lindungan Ka
Iko Uwais : Makin Mantap dengan Gareth Evans di Serbuan Maut (The Raid)
Kamila Andini : Hadapi Kendala dengan Santai untuk The Mirror Never Lies
Arumi Bachsin : "Ciumannya Hanya Sebentar Kok.."
Siapa sangka gadis cantik ini baru berusia 15 tahun? Diusianya yang masih terbilang muda ini dirinya sudah berani berakting lebih di film terbarunya, Putih Abu-abu Dan Sepatu Kets karya sutradara Nayato Fio Nuala. Sebelumnya, Arumi Bachsin yang lahir di Jakarta ...
31 Oktober 2009
Posted By: Erfanintya M. P.
Siapa sangka gadis cantik ini baru berusia 15 tahun? Diusianya yang masih terbilang muda ini dirinya sudah berani berakting lebih di film terbarunya, Putih Abu-abu Dan Sepatu Kets karya sutradara Nayato Fio Nuala. Sebelumnya, Arumi Bachsin yang lahir di Jakarta 19 Februari 1994, pernah bermain di film Bestfriend (2008) dan film horor Pocong Jalan Blora (2009). Dalam sebuah kesempatan, Arumi mengutarakan bagaimana keterlibatanya dan bercerita perasaannya bisa bermain di film ini. Simak hasil wawancaranya dibawah ini.
Bagaimana awal keterlibatannya di film ini?
"Awalnya sih aku casting, ditawarin gitu, trus setelah itu aku liat naskah nya bagus, jadi aku tertarik untuk bermain di film ini, selain itu film ini memberikan gambaran yang bagus untuk para remaja. Dan ini adalah film pertama aku sebagai remaja dan mendapatkan peran utama, jadi aku bener-bener senang mendapatkannya."
Bagaimana mengenai karakter di film ini?
"Sebenarnya agak bertolak belakang dengan aku. Tapi kalau untuk karakter, ini adalah karakter pertama aku dapat karakter seperti ini. Kalau untuk SMA nya aku ngga kesulitan karena aku masih SMA, tapi untuk yang judes, cemburu-cemburuan segala macem itu juga hanya akting aja, karena aku ngga begitu sebenernya."
Di film ini kan ada adegan kamu ciuman, menurut kamu itu bagaimana?
"Sebenarnya itu ngga seperti yang terlihat di film, karena itu hanya sebentar aja, kira-kira 1 detik dan selebihnya hanya trik kamera, hari gini tahun 2009, please deh teknologi udah tinggi banget. Walaupun ada tapi semua itu hanya sebentar dan ga lama. Gila ya, di tahun yang udah modern kaya gini semua hal bisa dilakukan."
Untuk adegan ini apakah mendapatkan ijin dari orang tua?
"Aku pikir adegan itu ngga vulgar, sebenarnya gini, kalaupun terlihat vulgar itu hanya trik kamera, pada dasarnya ngga, kaya saat buka baju itu, sebenarnya aku pake baju, jadi sepertinya ngga ada masalah."
Apakah sudah merasa puas bermain di film ini?
"Kalau dibilang puas sih belum ya, tapi aku sudah melakukan yang maksimal untuk peran ini, karena kalau aku bekerja, itu aku harus melakukan yang terbaik yang aku bisa, dan mudah-mudahan orang yang menonton juga bisa puas."
Menurut kamu pergaulan anak remaja sekarang seperti apa?
"Pergaulan remaja sekarang seh sebenarnya tergantung remajanya sendiri dan tergantung backgroundnya mereka sendiri, jadi kalau latar belakangnya baik, maka mereka akan baik tapi kalau mereka sudah ngga bagus jadi pergaulannya bakal ngga bagus juga sih."
Menurut kamu bagaimana bedanya bermain sinetron dan film?
"Kalau bedanya sinetron dengan film itu sebenarnya, film itu sangat diperlukan dari hati, sinetron juga sebenarnya perlu, tapi detail layar lebar itu jauh lebih, gimana ya, akting 3 kali lebih butuh keseriusan di film. Kesulitannya itu ketika kita sudah memasuki peran, kalau kita sudah keperan itu, kita melakukan apapun itu akan enak aja gitu."
Penilaian kamu mengenai Nayato?
"Wah dia tuh baik banget, baik banget, dalam arti dia selalu membimbing, misalnya ada yang kurang dari aku dan dia itu penuntun yang sangat baik, kemudian selalu pengertian dan tidak pernah memaksa, contohnya dia itu ngga pernah bilang kamu harus ciuman, kamu harus gini, kamu harus gitu, dia ngga kaya gitu, tapi dia malah tanya, kamu bisa ngga, kamu keberatan ngga, jadi enak aja. Dan dia juga bisa membuat sesuatu yang minimal menjadi maksimal."
Harapan kamu tentang film ini?
"Harapannya banyak banget, disini kalau bisa dibilang aku berat dalam menjalani syuting film ini. Cuma aku memiliki tekad yang bulat, bahwa aku pengen remaja Indonesia belajar dari film ini, maksudnya cerita di film ini banyak memiliki pesan moral yang bagus yang ditampilkan di film ini, dan semoga remaja-remaja kita bisa menangkap dan belajar dari situ." (deri)





