Indah Kalalo : Si Janda Yang Coba Bernyanyi

 

Nama Indah Kalalo mungkin dulu sering diidentikkan dengan model. Kini meskipun masih menggeluti bidang tersebut, dirinya mulai dikenal di dunia akting. Setelah bermain di Belahan Jiwa (2005), Pesan Dari Surga (2006), Asoy Geboy (2008) dan Darah Perawan Bulan Madu (2009), ...

22 Oktober 2009
Posted By: Erfanintya M. P.

Nama Indah Kalalo mungkin dulu sering diidentikkan dengan model. Kini meskipun masih menggeluti bidang tersebut, dirinya mulai dikenal di dunia akting. Setelah bermain di Belahan Jiwa (2005), Pesan Dari Surga (2006), Asoy Geboy (2008) dan Darah Perawan Bulan Madu (2009), di tahun 2009 dirinya kembali dipercaya dengan membintangi film dengan genre komedi, Kembang Perawan. Dalam film garapan Joko Nugroho tersebut, kembali dirinya didaulat untuk menunjukkan keseksiannya meskipun tanpa adegan panas. Untuk lebih tahu keterlibatannya difilm produksi Frame Ritz Pictures ini, simak hasil wawancaranya dibawah ini.

Di kebanyakan film anda, peran selalu diidentikkan dengan keseksian?
“Aku sih nggak masalah, itu kan pendapat orang saja, kalo menurut aku sih yang penting pembawaan diri kita saja. Kalo seksi menurutku karena kepercayaan diri kita. Kalau kita percaya diri, keseksian akan muncul dengan sendirinya.”

Kenapa Anda mau terlibat di film ini?
“Karena disini peran aku karakter yang berbeda. Menjadi janda disebuah desa, belum  pernah aku perankan. Dan yang lebih menarik syutingnya diluar Jakarta di daerah Caringin, Bogor, ada adegan di sungai, aku suka banget travelling.”

Ada observasi khusus untuk berperan menjadi seorang janda?
“Belajar gesture dari yang aku lihat. Seperti dari mamaku yang sudah lama menjadi janda sejak papaku almarhum. Tanya ke temen-temen yang berstatus janda muda bagaimana desperate-nya, bagaimana mengeluarkan feeling kesepiannya.”

Apa kendalanya?
“Kendalanya dibahasa, karena aku harus jadi orang Sunda sedangkan aku kan orang Jawa-Manado. Untungnya ada Shanty, dia kan sunda banget, aku belajar banyak logat Sunda dari dia.”

Apakah ada perbedaan bermain dengan aktor yang kebanyakan berasal dari FTv?
“Asik-asik dan seru-seru aja main bareng anak-anak FTv, justru kita saling mendukung. Karena menurutku FTv atau sinetron itu adalah sekolah kita untuk berakting. Dengan bertemu pemain dan sutradara yang berbeda-beda disetiap judul adalah keuntungan untuk kita belajar. Mungkin jika sekolah akting secara formil kita nggak ada waktunya, nah di FTv dan Sinetron menurutku tempat yang paling pas untuk belajar sekaligus bekerja.”

Belajar akting dengan siapa?
“Belajar dari sutradara disetiap filmku. Karena sutradara yang bisa mengontrol atau tahu bagus jeleknya akting kita. Dulu sih aku sempat belajar dengan Didi Petet. Sama Joko Nugroho yang lucu, dan mba Sekar yang lebih berkarakter, semua sutradara punya style masing-masing.”

Apa tanggapan Anda dengan semakin menjamurnya pemain-pemain baru di dunia film?
“Memang perputaran menjadi arti itu cepat sekali, karena pemain-pemain baru makin banyak bermunculan. Tapi tergantung kita-nya saja yang mengembangkan diri. Toh masih banyak juga kan artis-artis yang sudah berumur masih dipakai juga.”

Dari pekerjaan yang pernah anda geluti, merasa nyaman dengan yang mana?
“Apapun yang berhubungan dengan dunia entertainment aku seneng. Tapi kalau disuruh memilih aku merasa enjoy dengan akting. Karena seru aja bisa berperan dengan menjadi karakter orang lain.”

Ada obesi bermain di film genre apa?
“Pengen banget main di film action, drama, atau film nasionalis, pokoknya karakternya yang lebih mendalam.”

Sudah pernah ditawarkan?
“Sudah ada sih tawaran untuk main difilm action, tapi ceritanya sedang dalam proses, doakan saja mudah-mudahan film ini bisa diwujudkan.”

Film yang paling berkesan?
“Saat berperan menjadi orang gila di film Pesan Dari Surga. Soalnya berkarakter dan menantang.”

Rencana kedepan?   
“Mencoba di dunia tarik suara, aku membawakan lagu ‘Tak Kusesali’ yang pernah dipopulerkan Sophia Latjuba.”

Berarti bisa dikatakan sebagai aji mumpung?
“Bukan aji mumpung sih, sebenarnya sudah lama aku ingin jadi penyanyi. Bahkan, aku sempat keluar negeri buat mendalami dunia tarik suara supaya pas balik ke Indonesia bisa langsung serius ngejalaninnya.” (eM.Yu)

COMPLETE ARCHIVE
 
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON