Mira Lesmana: Melihat ke Belakang Itu Perlu

 

  Di tahun 2002, nama Rangga dan Cinta seakan menjadi 'trending topic' jika saja kala itu jejaring sosial Twitter sudah eksis di Indonesia. Tak dapat dipungkiri penyebab kepopuleran nama itu bersumber dari sebuah film karya Miles Production yang berjudul Ada Apa ...

Posted By: Alit Bagus Ariyadi, 08 Februari 2012
mira lesmana ...
 
Di tahun 2002, nama Rangga dan Cinta seakan menjadi 'trending topic' jika saja kala itu jejaring sosial Twitter sudah eksis di Indonesia. Tak dapat dipungkiri penyebab kepopuleran nama itu bersumber dari sebuah film karya Miles Production yang berjudul Ada Apa Dengan Cinta (AADC).

Pada tahun itu kondisi perfilman Indonesia seakan sedang tidak bergairah. Namun berkat kerjasama Rudy Sujarwo, Riri Riza, dan Mira Lesmana di film AADC, kondisi tersebut mendadak berubah dan para sineas sekan berlomba-lomba untuk memproduksi film karya anak negeri.

Sepuluh tahun sudah nama Nicholas Saputra (Rangga) dan Dian Sastro Wardoyo (Cinta) merasakan efek kepopuleran dari film tersebut. Seakan ingin mengenang masa kejayaannya, kini Mira Lesmana diketahui akan menggelar nostalgia AADC dengan memutar kembali film tersebut di bioskop pada tanggal 9 dan 10 februari 2012. Apa alasan Mira mengadakan acara tersebut? berikut perbincangan ekslusif 21cineplex.com dengan istri aktor Mathias Muchus tersebut.


Anda diketahui ingin memutar kembali AADC di bioskop untuk umum, kenapa?
"Ini sebenarnya terjadi pada tahun lalu. waktu itu saya lagi buat berita mengenai pembuatan AADC di Twitter dan ternyata follower dan responnya banyak banget. Berita itu saya buat bersambung dan banyak yang tanya. Selain itu Nico juga bbm saya untuk ingetin kalau tahun depan yaitu tahun 2012 AADC sudah 10 tahun dan mengusulkan dibuat acara. Karena pada saat itu saya lagi sibuk dengan Laskar Pelangi dan segala macam jadi belum saya fokusin. Ini baru mulai serius digarap lagi sekitar 10 hari yang lalu dan Nico kembali ingetin saya kalau AADC itu dirilis pada tanggal 8 Februari".


Jadi kapan dan dimana acara nostalgia AADC digelar?
"Tanggal 8 Februari 2012 kita akan putar kembali AADC di PPHUI khusus bagi para pemain dan crewnya. Kenapa PPHUI karena dulu premiere AADC diselenggarain disana juga. Ide atau undangan ini hanya lewat bbm atau Twitter aja sih, saya juga kaget kalau responnya bisa ramai seperti ini".


Tanggal 8 Februari di PPHUI kan tertutup, lalu bagaimana bisa sampai diputar di bioskop lagi?
"Sekitar seminggu yang lalu saya buat trivia 100 tiket buat nostalgia AADC di PPHUI. Setelah kuis itu selesai saya langsung urus izin untuk bisa juga diputar lagi di bioskop karena banyak yang nggak menang kuis trivia itu rela bayar untuk menonton AADC. Akhirnya saya dapat izin untuk memutar AADC di XXI Blok M Square selama 2 hari pada tanggal 9 dan 10 Februari".


Apakah pemutaran kembali film AADC di Jakarta akan membuat iri para fans yang di luar Ibu Kota?
"Iya sih, mereka juga ada yang tanya Bandung bagaimana? Malang bagaimana dan sebagainya. Tapi ya saya baru bisa fokus untuk Jakarta aja untuk saat ini. Nggak dipungkiri respon dari luar kota banyak banget seperti dari Malang, Bandung, Makasar, dan Medan. Sedangkan copy-nya kita hanya punya 1 karena dulu belum format digital, ya kita lihat nanti deh".


Pemutaran pada tanggal 8 Februari di PPHUI itu, apakah akan dihadiri seluruh pemain AADC?
"Tentu, di PPHUI nantinya kita akan kumpul semua. Nggak cuma pemain dan crew AADC aja, tapi beberapa pelaku film juga. Kita akan putar film AADC di PPHUI jam 7 malam supaya crew dan cast bisa menertawakan diri sama-sama, ya temu kangen bareng 100 fans yang ikut trivia AADC via Twitter".


Apakah pemutaran ulang AADC di biokop pada tanggal 9-10 Februari nanti bisa sesukses tahun 2002?
"Ini sifatnya hanya nostaligia ya, kita nggak ada ambisi sama sekali dan hanya untuk mengenang lagi aja. Mungkin ada yang punya nostalgia tersendri lewat film ini yang ingin dibagi ke anaknya, suaminya, dan sebagainya".


Pemutaran ulang sebuah film lama di bioskop sangatlah jarang terjadi, kenapa anda mau melakukan ini?
"Cukup banyak orang yang menjadi sukses dari film ini. Banyak orang yang bilang janganlah kita melihat kebelakang, tapi bagi saya melihat kebelakang itu penting sebagai refleksi tentang apa yang pernah kita lakukan untuk kedepan".


Kenapa hanya AADC kenapa bukan film anda yang lain seperti Kuldesak dan yang lainnya?
"Ya karena hanya film ini yang berisik. Tapi kita memang ada rencana untuk rilis box dvd colection. Miles Production juga sudah 17 tahun sekarang oleh sebab itu kita akan buat box dvd colection yang isinya sekitar ada 5 sampai 6 film kita. Kita akan rilis tahun ini mudah-mudahan sebelum Lebaran".


Dari diri anda sendiri, apa yang dikenang pada saat memproduseri AADC?
"Kita akan mengenang di tahun itu tidak ada FFI, nggak ribut politik film, Jero Wacik belum ada, departemen itu tidak ikut campur, hanya ada kita dan penonton. Jadi itu perlu diingat lagi untuk merefresh spiritnya".


Setelah dua setengah tahun Miles nggak produksi film, apakah sudah ada proyek baru di tahun ini?
Dua setengah tahun nggak buat film ya karena kita lagi istirahat dari cinema untuk lirik panggung theater musikal. Tapi kita sudah ada 2 proyek film baru yaitu Bumi Manusia dan Atambua 39 Derajat Celcius. Atambua 39 Derajat Celcius adalah film low budget, dimana crew-nya hanya 17 orang dan pada bulan April nanti kita akan syuting disana".


COMPLETE ARCHIVE
 
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON