MORE REVIEW
- Optatissimus: Usaha dan Kemampuan untuk Percaya
- Sang Kiai: Hasyim Asy'ari dalam Keimanan dan Kecintaan pada Tanah Air
- Epic: Petualangan Apik Bersama Manusia Mini
- Fast and Furious 6: Kolaborasi Seru Dominic Toretto dengan Luke Hoobs
- The Great Gatsby: Kisah Hidup Miliuner Misterius Demi Memeluk Cintanya
SLOWMOTION
FEATURES
- Cinema 21 Berikan Perangkat Preview Kepada Sinematek Indonesia
- Cinema 21 dan PT. Citra Tubindo Ajak 300 Anak Panti Asuhan Nobar The Croods
- Relawan Peduli Bogor Barat Antusias Hadiri Sinema untuk Bangsa di BSD Plaza XXI
- Cinema 21 Menggelar Diskusi Ujian Nasional lewat Film Temani Aku Bunda
- Cerita Haru dari Kado Tawa Finding Srimulat di Solo
Keumala: Kisah Perjalanan Romantis dan Puitis
Seorang gadis yang berprofesi sebagai penulis novel bernama Keumala (Nadia Vega), sangat gemar dengan suasana sejuk senja. Suasana tersebut bisa memacu kreatifitas Keumala untuk membuat berbagai karya, mulai dari menggambar hingga menulis cerita. Saat melakukan perjalanan dengan kapal laut menuju ...
28 Februari 2012
Posted By:
Alit Bagus Ariyadi
Seorang gadis yang berprofesi sebagai penulis novel bernama Keumala (Nadia Vega), sangat gemar dengan suasana sejuk senja. Suasana tersebut bisa memacu kreatifitas Keumala untuk membuat berbagai karya, mulai dari menggambar hingga menulis cerita. Saat melakukan perjalanan dengan kapal laut menuju Sabang, Keumala bertemu dengan seorang fotografer bernama Langit (Abimana Arya) yang kebetulan juga suka dengan suasana senja. Namun awal perjumpaan mereka tidaklah harmonis, keduanya saling beragumen dengan suasana senja sekaligus profesi novelis dan fotografer.
Seiring berjalannya waktu dalam perjalanan tersebut, komunikasi antara Keumala dan Langit mulai berjalan lancar dan menimbulkan benih-benih cinta. Tapi sayang, ketika kapal laut sudah berlabuh di Sabang, Keumala pergi meninggalkan Langit tanpa alasan atau sekedar ucapan perpisahan. Keumala merahasiakan sesuatu dari Langit, berupa penyakit retinis pigmentosa yang pada akhirnya bisa menyebabkan kebutaan.
Dari segi cerita, film Keumala sangatlah romantis dan puitis. Bahasa atau percakapan yang digunakan di film Keumala layaknya sepasang kekasih yang saling berbalas surat menggunakan puisi, namun tetap bisa dimengerti.
Meskipun lokasi syuting yang digunakan film Keumala cukup sederhana, namun mereka berhasil menyajikan pemandangan yang indah khas Sabang, seperti laut yang jernih dan pantai yang masih perawan. Tentunya hal ini bisa memberi nilai lebih kepada para penonton, dimana kita biasa mendengar 'Sabang sampai Merauke' namun belum tentu sudah melihat keindahan Kota yang belokasi di seberang Utara pulau Sumatera tersebut.
Selain itu, film ini seakan menjadi debut aktris Nadia Vega kembali ke dunia seni peran, setelah kurang lebih 5 tahun vakum akibat fokus menjalani pendidikannya di Royal Melbourne, Institute of Technology jurusan Interactive Multimedia Screen and Media 3D Animation, Australia.
Walau film Leak (2007) adalah layar lebar terakhir yang pernah dibintangi Nadia, namun dirinya mampu berduet dengan apik bersama Abimana Arya yang diketahui lebih eksis di dunia film saat ini.
Secara keseluruhan, film ini memiliki pesan tentang ketegaran seseorang dalam menghadapi cobaan, dimana masalah tersebut tentunya akan terasa lebih ringan jika didampingi oleh orang-orang yang disayangi.
Apakah Keumala akan menceritakan alasannya kepada Langit tentang penyakit yang dideritanya? dan apakah Langit bisa tetap mencintai Keumala dengan kondisi Buta? jawabannya hanya bisa disaksikan lewat film Keumala yang akan resmi dirilis di bisokop pada tanggal 1 Maret 2012.
Mau gossip terhangat
langsung di HP Kamu?
Ketik: gossip
Kirim ke: 2121
langsung di HP Kamu?
Ketik: gossip
Kirim ke: 2121
Tarif : 1000/sms
Semua operator
kecuali
Esia, Flexi, Hepi dan Starone
Semua operator
kecuali
Esia, Flexi, Hepi dan Starone
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!




