Sanubari Jakarta: Kisah Cinta Tanpa Mengenal Jenis Kelamin

 

Pada tahun 2012, dua film berjenis omnibus telah diterapkan lewat layar lebar berjudul Dilema dan Hi5teria. Kini dunia perfilman Tanah Air akan kembali dimeriakan oleh film yang berjenis sama yaitu berjudul Sanubari Jakarta. Film yang diproduseri oleh Lola Amaria dan ...

10 April 2012
Posted By: Alit Bagus Ariyadi
Sanubari JakartaPada tahun 2012, dua film berjenis omnibus telah diterapkan lewat layar lebar berjudul Dilema dan Hi5teria. Kini dunia perfilman Tanah Air akan kembali dimeriakan oleh film yang berjenis sama yaitu berjudul Sanubari Jakarta.

Film yang diproduseri oleh Lola Amaria dan Fira Sofiana ini, mencoba mengusung tema yang mungkin masih tergolong tabu bagi masyarakat umum, yaitu tentang kaum gay, lesbian, biseksual, dan transgender/transeksual.

Jika didalam film Dilema dan Hi5teria hanya berisikan 5 plot cerita, di layar lebar Sanubari Jakarta terdapat 10 kisah berbeda dari 10 sutradara muda yaitu Tika Pramesti (1/2), Dinda Kanyadewi (Malam Ini Aku Cantik), Lola Amaria (Lumba-Lumba), Alfrits John Robert (Terhubung), Aline Jusria (Kentang), Andriyanto Waskito Dewo (Menunggu Warna), Billy Christian (Pembalut), Kirana Larasati (Topeng Srikandi), Fira Sofiana (Untuk 'A'), dan Sim F (Kotak Cokelat).

1/2: Mengisahkan tentang seorang pria bernama Biyan (Hernaz Patria) yang selalu bertanya tentang pilihan hidupnya. Biyan menyukai dan tahu semua sifat Abi (Irfan Guchi), namun hal tersebut coba diwujudkannya melalui seorang wanita cantik bernama Anna (Pevita Pearce). Kenapa Biyan melakukan itu?

Malam Ini Aku Cantik: Menceritakan tentang kisah seorang pria bernama Agus (Dimas Hary CSP) yang harus mencari nafkah sebagai waria meskipun dirinya merasa normal. Lalu mengapa dia terus melakukannya?

Lumba-lumba: Seorang guru TK bernama Adinda (Dinda Kanyadewi) selalu mengajarkan muridnya tentang ikan Lumba-lumba. Hingga suatu ketika, ibu dari salahsatu muridnya yang bernama Anggia (Ruth Pakpahan), merasa tertarik dengan makna dari ikan Lumba-lumba tersebut, apakah itu?

Terhubung: Dua orang perempuan bernama Kartika (Permatasari Harahap)dan Agatha (Illfie) adalah sosok yang berbeda dan tidak saling kenal. Kartika hidupnya selalu diatur termasuk urusan jodoh dan Agatha sosok yang bebas dan baru putus dari kekasih sesama jenisnya. Tanpa disadari mereka berdua saling terhubung, tapi apakah pada akhirnya mereka bertemu?

Kentang: Drajat (Haffes Ali) dan Acel (Gia partawinata) adalah dua pasangan homo seksual yang mencoba melepas masa rindu di kamar kost milik Drajat. Namun disela-sela melepas masa rindu tersebut, mereka selalu terhalang sesuatu. Apa sajakah itu?

Menunggu Warna: Mengisahkan tentang dua cowok bernama Adam (Albert Halim) dan Satria (Rangga Djoned) yang bekerja di sebuah pabrik hingga pada akhirnya mereka saling menyukai. Keduanya menjalani kisah kasihnya secara romantis dan bahagia, hingga pada satu titik timbul pertanyaan, apakah hal tersebut nyata adanya?

Pembalut: Mengisahkan tentang pasangan lesbian bernama Theresia (Gesata Stella) dan Bianca (Reva Marchellin) yang sedang melepas masa rindu di sebuah motel namun selalu berdebat tentang urusan jadwal menstruasi, tertukar pakaian dalam, dan kehabisan pembalut. Apakah masalah tersebut bisa memisahkan mereka?

Topeng Srikandi: Mengisahkan tentang seorang perempuan bernama Srikandi (Herfiza Novianty) yang coba membalas dendam kepada bosnya (Deddy Corbuzier) akibat selalu melecehkan kaum wanita termasuk dirinya. Apakah misi balas dendam Srikandi berhasil? apa wujud balas dendamnya tersebut?

Untuk 'A': Menceritakan tentang seorang pria yang selalu sibuk mengetik untuk bersurat kepada A. Di surat itu dijelaskan tentang perjuangan pria yang dilahirkan sebagai wujud perempuan. Siapakah A sebenarnya?

Kotak Cokelat: Seorang pria bernama Reuben (Reuben Elishama Hadju) yang jatuh cinta kepada Mia (Mia Kusuma). Reuben sangat mencintai Mia dan ingin melangkah ke jenjang yang lebih serius. Namun pada suatu ketika Reuben menyadari kalau Mia adalah sahabat kecilnya yang dulu sering dia hina karena bertingkah seperti perempuan. Apakah Reuben akan tetap melanjutkan hubungannya dengan Mia yang kini sudah total menjadi perempuan meskipun masa kecilnya dia lebih dikenal sebagai anak lelaki?

Secara keseluruhan, 10 cerita yang coba diangkat di film Sanubari Jakarta memang dikemas secara segar dan tidak membosankan. Para penonton tidak hanya ditampilkan unsur drama yang bisa menyentuh hati, namun juga ada unsur komedi-komedi segar yang diyakini bisa membuat penonton tertawa geli.

Meskipun kesepuluh cerita memiliki benang merah yang sama yaitu tentang komunitas gay, lesbi, biseksual, dan transgender, namun gaya dari masing-masing sutradara dalam film tersebut terlihat jelas memiliki perbedaan dari ciri khas mereka. Ada yang membuatnya dengan menggunakan warna cerah, hitam putih, bahkan ada yang tanpa menggunakan dialog.

Sanubari Jakarta memiliki pesan tentang kaum gay, lesbian, biseksual, dan transgender yang sudah menghiasi kehidupan Ibu Kota serta bisa saja ada di lingkungan terdekat kita. Hal tersebut ternyata bisa terjadi karena berbagai macam latar belakang. Pada dasarnya, mereka tetap memiliki cinta dengan caranya yang berbeda tanpa harus dihakimi ataupun dianggap aneh.

COMPLETE ARCHIVE
 
Mau gossip terhangat
langsung di HP Kamu?
Ketik: gossip
Kirim ke: 2121
Tarif : 1000/sms
Semua operator
kecuali
Esia, Flexi, Hepi dan Starone
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON