MORE REVIEW
- Fast and Furious 6: Kolaborasi Seru Dominic Toretto dengan Luke Hoobs
- The Great Gatsby: Kisah Hidup Miliuner Misterius Demi Memeluk Cintanya
- Star Trek Into Darkness: Misi Gelap Enterprise di Angkasa
- Cinta Brontosaurus: Perjalanan Kocak Penulis Buku untuk Memahami Cinta
- What They Don’t Talk About When They Talk About Love: Kisah Cinta Remaja di Sekolah Luar Biasa
SLOWMOTION
FEATURES
- Cinema 21 dan PT. Citra Tubindo Ajak 300 Anak Panti Asuhan Nobar The Croods
- Relawan Peduli Bogor Barat Antusias Hadiri Sinema untuk Bangsa di BSD Plaza XXI
- Cinema 21 Menggelar Diskusi Ujian Nasional lewat Film Temani Aku Bunda
- Cerita Haru dari Kado Tawa Finding Srimulat di Solo
- Cinema 21 dan Kick Andy Foundation Kembali Gelar Sinema untuk Bangsa
Street Dance 2: Perpaduan Tarian Jalanan dan Salsa yang Sangat Menghibur
Setelah dipermalukan oleh grup dance bernama Invincible, Ash (Falk Hentschel) termotivasi untuk membalas kejadian tersebut di kompetisi street dance akbar di Eropa. Dengan bantuan kawannya yang bernama Eddie (George Sampson), Ash kemudian merekrut para penari terbaik di seluruh kawasan Eropa ...
24 Juli 2012
Posted By:
Alit Bagus Ariyadi
Setelah dipermalukan oleh grup dance bernama Invincible, Ash (Falk Hentschel) termotivasi untuk membalas kejadian tersebut di kompetisi street dance akbar di Eropa. Dengan bantuan kawannya yang bernama Eddie (George Sampson), Ash kemudian merekrut para penari terbaik di seluruh kawasan Eropa untuk bergabung bersamanya.Selama proses pencariannya di Eropa, Ash dan Eddie akhirnya berhasil merekrut Steph, Tino, Skorpion, Bam-bam, Killa, Junior, Terrabyte, Ali, Yoyo, dan Legend. Pada awalnya, Ash merasa percaya diri bisa mengalahkan kelompok Invincible dengan kemampuan individu para personilnya. Namun setelah di ajak oleh Eddie ke sebuah klub di Paris, Ash akhirnya kepincut dengan seorang penari salsa yang cantik bernama Eva, dan berusaha mengajaknya untuk ikut bergabung.
Untuk mengalahkan Invincible, Ash menginginkan sesuatu yang beda dan belum pernah dilakukan sebelumnya di dunia street dance. Ash akhirnya memiliki ide untuk memadukan unsur street dance dengan salsa yang sangat dikuasai oleh Eva. Ide tersebut ternyata tidak disambut positif oleh para personil lain karena menganggap tarian salsa dan street dance sangatlah jauh berbeda.
Untuk bisa menikmati film Street Dance 2, ternyata tidak harus wajib menonton Street Dance 3D (2010). Meskipun film ini adalah proyek sekuel, namun cerita di dalamnya ternyata tidak ada kaitannya sama sekali dengan layar lebar sebelumnya. Film Street Dance 2 memiliki fokus yang lebih besar mengenai tari jalanan dengan konsep tarian populer latin, salsa.
Sesuai dengan judulnya, Street Dance 2 memang menjual unsur tarian yang sangat menghibur karena memiliki perpaduan yang sangat apik antara street dance dan musik yang digunakan dalam film ini. Apalagi pada saat adegan Ash mengubah pandangannya terhadap street dance yang selama ini dia kenal mengutamakan kebebasan, kini menjadi lebih disiplin setelah menggeluti tari salsa.
Grand final dari kompetisi street dance seakan menjadi klimaks dari film Street Dance 2. Segala kerja keras Ash dan kawan-kawan akan tertumpah semua di sesi ini. Selain itu, semua emosi yang coba digambarkan dari adegan tersebut bisa jadi akan ikut terasa atau bahkan menular ke penonton karena terlihat sangat alami.
Secara keseluruhan, film garapan sutradara Max Giwa dan Dania Pasquini ini sangatlah menghibur dan bisa menjadi tontonan wajib bagi para penonton yang menggeluti seni tari khususnya breakdance dan salsa.
Mau gossip terhangat
langsung di HP Kamu?
Ketik: gossip
Kirim ke: 2121
langsung di HP Kamu?
Ketik: gossip
Kirim ke: 2121
Tarif : 1000/sms
Semua operator
kecuali
Esia, Flexi, Hepi dan Starone
Semua operator
kecuali
Esia, Flexi, Hepi dan Starone
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!




