The Great Wall: Legenda Kelam di Balik Tembok Cina

 

  Latar belakang dibangunnya Tembok Besar China adalah untuk menangkal serangan dari negara lain alias sebagai benteng pertahanan. Namun, bagaimana jika ternyata ada kisah tentang entitas lain yang lebih berbahaya dan menjadi dasar kuat didirikannya bangunan tersebut. Legenda inilah yang coba ...

Posted By: Eko Satrio Wibowo, 05 Januari 2017
great wall ...
 
Latar belakang dibangunnya Tembok Besar China adalah untuk menangkal serangan dari negara lain alias sebagai benteng pertahanan. Namun, bagaimana jika ternyata ada kisah tentang entitas lain yang lebih berbahaya dan menjadi dasar kuat didirikannya bangunan tersebut. Legenda inilah yang coba diangkat oleh sutradara kenamaan Tiongkok Yimou Zhang dalam karya terbarunya berjudul The Great Wall
 
Kisahnya dimulai dengan lima orang tentara bayaran dari Eropa yang sedang dikejar-kejar oleh perampok lokal di tanah Tiongkok. Dipimpin oleh William Garin (Matt Damon), mereka memiliki misi untuk menemukan bubuk hitam guna dijadikan sebagai senjata. Di tengah persebunyiannya dari buruan kelompok tersebut, William Cs diserang oleh makhluk misterius. Hanya ia dan sahabatnya Pero Tovar (Pedro Pascal) yang selamat. 
 
great wall ...
 
Setelah itu keduanya kembali dikejar oleh para perampok dan lari menuju Tembok Besar China. Sesampainya di sana, William dan Tovar ditangkap oleh pasukan penjaga pintu masuk. Mereka kemudian diserahkan kepada Jendral Shao, Komandan Lin (Tian Jing) dan ahi strategi perang Wang (Andy Lau). Ketiga petinggi itu terkejut potongan tangan yang dibawa oleh dua tentara bayaran tersebut. 
 
Ternyata, itu merupakan tangan dari monster yang dijuluki Taotie. Makhluk yang selalu menyerang setiap 60 tahun sekali dan telah menjadi momok bangsa Tiongkok bertahun-tahun. Sialnya, momen tertangkapnya William dan Tovar adalah hari di mana tepat makhluk tersebut menyerang. Alhasil, mau tidak mau keduanya turut terlibat dalam peperangan paling mengerikan yang pernah mereka alami sebagai tentara. 
 
great wall ...
 
Kekuatan dan daya tarik karya Yimou ini pada dasarnya terletak pada dua hal. Pertama, adegan peperangan yang sangat megah dan spektakuler. Sudah lama rasanya tidak merasakan pengalaman menonton serunya pertempuran kolosal tentara Tiongkok. Mulai dari klasifikasi batalion yang dibedakan lewat warna jubah dan fungsinya. Ada pasukan khusus infanteri, pemanah serta penombak yang isinya semua perempuan. 
 
Hingga pembentukan formasi pasukan yang begitu rapi, tertib dan disiplin. Terlihat sangat impresif, menghibur serta seru pastinya. Memberikan pengalaman yang sama layaknya sedang menyaksikan show off force kemiliteran. Belum lagi itu semua beserta adegan pertempuran melawan monster yang dibalut dengan teknologi CGI mumpuni yang dijamin bakal memanjakan mata Anda sepanjang film. Sebuah sajian sinematografi yang nyaris sempurna.   
 
Kedua, penampilan Matt Damon dan Pedro Pascal. Chemistry keduanya sangat apik di film ini. Baik itu kolaborasi saat melakukan adegan laga maupun dalam berdialog. Lakonnya sebagai William yang jago memanah menjadi daya tarik tersendiri. Sedangkan Tovar yang dimainkan Pascal tampil menghibur dengan celotehannya yang senantiasa mencairkan ketegangan ketika tensi film sedang memuncak. 
 
Dari mana asal monster itu sebenarnya? Apakah William dan Tovar sudah melupakan misinya mencari bubuk hitam demi membantu pasukan Tiongkok? Temukan jawabannya di The Great Wall yang sedang tayang di seluruh jaringan bioskop Cinema XXI. Selamat menonton.  
COMPLETE ARCHIVE
 
Mau gossip terhangat
langsung di HP Kamu?
Ketik: gossip
Kirim ke: 2121
Tarif : 1000/sms
Semua operator
kecuali
Esia, Flexi, Hepi dan Starone
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON