Centurion : Hadirkan Gaya Tarung Realistis

 

Tontonan kolosal ala 300 atau Spartacus memang selalu menjanjikan. Adegan peperangan atau pertempuran antara dua suku memang akan menjadi andalan adegan yang dipertontonkan. Belum lagi dengan tampilan kostum yang dikenakan oleh setiap pasukan, akan menjadi daya tarik tersendiri bagi penyuka ...

04 September 2010
Posted By: Erfanintya M. P.

Tontonan kolosal ala 300 atau Spartacus memang selalu menjanjikan. Adegan peperangan atau pertempuran antara dua suku memang akan menjadi andalan adegan yang dipertontonkan. Belum lagi dengan tampilan kostum yang dikenakan oleh setiap pasukan, akan menjadi daya tarik tersendiri bagi penyuka film yang biasanya menceritakan jamannya kekaisaran Romawi ini.

Kali ini Anda akan disuguhkan dengan sebuah film karya Neil  Marshall, Centurion. Menceritakan pada masa tahun 117 Masehi pada zamannya kekaisaran Romawi yang membentang dari Mesir ke Spanyol, dan di bagian timur hingga ke Laut Hitam. Namun pada bagian utara Britania terdapat sebuah musuh yang menyerang dan sulit dihentikan. Adalah suku yang disebut suku Picts, suku yang sangat liar dan menakutkan.

Centurion Quintus (Michael Fassbender) adalah salah satu korban yang selamat dari serangan suku Picts tersebut di benteng perbatasan Romawi. Lalu ia berjalan menuju utara, bersama sembilan prajurit (Nine Legion) pimpinan Virilius, ia bertugas melenyapkan suku Picts dan membunuh pimpinannya, Gorlacon. Namun ketika para legion itu disergap di tanah terasing, Virilius ditangkap. Quintus dan prajuritnya berusaha bertahan hidup. Mereka menghindari suku Pict, menyelamatkan pimpinan mereka yang ditangkap, dan mencapai wilayah aman di perbatasan Romawi.

Sutradara Neil Marshall ( The Descent, Doomsday) yang sekaligus duduk sebagai penulis film ini berhasil memberikan suguhan film yang tidak kalah dari film-film sejenisnya. Meskiupn berbudget rendah sekitar $ 20 juta, Marshall mampu memaksimalkan film ini dengan suguhan yang apik.

Anda bisa lihat bagaimana Marshall menggambarkan gaya tarung yang lebih realistis pada pertarungan antara suku Picts dan Ninth Legion. Dengan pertarungan berdarah-darah tersebut anda akan dapatkan ketegangan yang membuat Anda berdecak kagum.Bahkan ketegangan tersebut pun berhasil dijaga oleh Marshall lewat pertempuran maupun saat perburuan disepanjang film. Tentunya semua itu juga dibalut dengan penampilan para pemainnya yang meyakinkan dengan kostum para prajurit pada masa itu.

Sedangkan untuk kualitas para aktor tidak perlu diragukan lagi. Michael Fassbender sebagai Quintus Dias berhasil meyakinkan penonton dengan perannya sebagai orang yang memimpin para prajuritnya dalam menjalankan misi. Tidak lepas juga kehadiran Olga Kurylenko, wanita yeng pernah menjadi Bond Girl itu berperan sebagai Etain yang mampu menggambarkan seorang wanita suku Picts yang tidak bisa bicara namun harus bisa menampilkan rasa bencinya kepada bangsa Roma lewat bahasa tubuhnya. (eM_Yu)
 

COMPLETE ARCHIVE
 
Mau gossip terhangat
langsung di HP Kamu?
Ketik: gossip
Kirim ke: 2121
Tarif : 1000/sms
Semua operator
kecuali
Flexi, Hepi dan Starone
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON