Eastern Promises : Film Lawas Yang Wajib Ditunggu

 

Eastern Promises, film yang dilansir di negara asalnya tahun 2007 ini sudah terbukti banyak mendapatkan pujian dan penghargaan. Beberapa review yang tersebar di berbagai situs film internasional, banyak yang memuji para pemainnya. Sehingga rasanya, walaupun termasuk film lama namun film ...

30 Oktober 2009
Posted By:

Eastern Promises, film yang dilansir di negara asalnya tahun 2007 ini sudah terbukti banyak mendapatkan pujian dan penghargaan. Beberapa review yang tersebar di berbagai situs film internasional, banyak yang memuji para pemainnya. Sehingga rasanya, walaupun termasuk film lama namun film ini tetap wajib ditunggu.

Memang patut diakui, film dengan latar belakang kehidupan imigran dan mafia Rusia di London ini, para pemainnya pol-polan berakting. Acungan jempol terutama ditujukan pada Viggo Mortensen. Lewat perannya sebagai sopir bos mafia Rusia di London, Viggo dinominasikan sebagai aktor terbaik di berbagai penghargaan. Mulai dari Oscar, British Award, British Independent Film Award, Critics Choice Award hingga terpilih sebagai People`s Choice Award dalam Toronto International Film Festival.

Film dengan genre drama thriller ini memiliki alur penceritaan yang kuat. Sang sutradara David Cronenberg, berhasil menggambarkan kekelaman atau noir-nya dunia mafia London tak hanya lewat gambar. Namun ia juga juga mampu membuka misteri yang terdapat dalam film ini secara bertahap, seiring dengan berdetaknya jantung Anda. Sang sutradara juga dengan berani memilih aktor dan aktris yang notabene bukan orang Rusia bermain di film yang kental nuansa Rusia ini. Hebatnya, mereka menjadi sangat Rusia di film ini. Mulai dari bahasa, aksen sampai gesture alias gerak tubuh mereka.

Kisah film ini dimulai dengan seorang bidan bernama Anna (Naomi Watts) yang bertemu dengan seorang remaja sekarat yang tengah hamil tua bernama Tatiana. Anna berhasil menyelamatkan bayi yang dilahirkan Tatiana. Namun kematian Tatiana malah meninggalkan misteri yang tersimpan dalam buku hariannya. Lewat buku harian inilah, kisah pembunuhan, imigran perempuan dengan isu women trafficking serta mafia. Satu lagi, berkat film ini saya baru tau bahwa tato bukan hanya sekedar seni rajah badan untuk orang-orang Rusia. Tato bagi mereka adalah alat untuk merekam masa dan ingatan, bahkan juga sebagai identitas diri.

Penasaran ada misteri apa yang tersimpan di dalam buku harian Tatiana? Film yang digambarkan secara suram selama 100 menit namun tak membosankan ini, bisa menjadi pilihan Anda di awal November nanti. (lit)

 
 

COMPLETE ARCHIVE
 
Mau gossip terhangat
langsung di HP Kamu?
Ketik: gossip
Kirim ke: 2121
Tarif : 1000/sms
Semua operator
kecuali
Esia, Flexi, Hepi dan Starone
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON