Green Zone : Penyebab Perang Irak

 

Film perang memang selalu menjadi daya tarik tersendiri untuk para penikmat film. Sang sutradara pun tidak pernah kehabisan akal untuk mengambil angle cerita yang dituangkan kedalam film yang selalu dihiasi baku tembak tersebut. Namun, sepertinya film perang mulai patut diperhitungkan ...

15 Maret 2010
Posted By: Erfanintya M. P.

Film perang memang selalu menjadi daya tarik tersendiri untuk para penikmat film. Sang sutradara pun tidak pernah kehabisan akal untuk mengambil angle cerita yang dituangkan kedalam film yang selalu dihiasi baku tembak tersebut. Namun, sepertinya film perang mulai patut diperhitungkan semenjak kemenangan Hurt Locker yang meraih Piala Oscar 2010 sebagai Film Terbaik. Di tahun ini, film bertema perang dibuka dengan Green Zone yang mengambil latar belakang invasi tentara Amerika Serikat ke Irak tahun 2003 setelah runtuhnya rezim Saddam Husein.

Miller (Matt Damon) adalah kepala pasukan khusus yang ditugasakan di Irak untuk mencari WMD (Weapons of Mass Destruction) alias senjata pemusnah massal. Namun setelah ia menjalankan misinya tersebut dengan menyisir beberapa tempat yang dicurigai, WMD tidak pernah berhasil Miller temukan. Rasa curiga pun semakin menyelimuti Miller yang selalu menjalankan misi dengan hasil tangan kosong. Ia merasa ada yang tidak beres dengan badan intelejen dengan memberikan informasi palsu. Ternyata Miller pun tidak sendiri, kepala CIA di Bagdad, Martin Brown (Brendan Gleeson) juga merasakan hal yang sama. Akhirnya mereka berdua sepakat untuk menemukan fakta yang sebenarnya terjadi.

Green Zone menggambarkan apa yang menjadi pemicu dalam perang Irak. Paul Greengrass sang sutradara, mengemasnya dengan memberikan bumbu drama yang akan membuat otak Anda untuk memutar otak atau sekedar menebak apa yang terjadi dalam film tersebut. Bagi Anda yang bukan pemerhati perang yang sesungguhnya atau sejarahnya sekalipun, Green Zone akan menambah wawasan Anda atas yang menjadi pemicu perang Irak.

Sinematografi yang ditampilkan patut diberi acungan jempol, meskipun syuting dilakukan di sekitar Inggris, Maroko, dan Spanyol, namun film ini benar-benar memanjakan penontonnya dengan tampilan perang yang sesungguhnya. Seperti saat Miller beserta tim-nya yang menyisir lokasi target ataupun saat mereka menerobos kerumunan orang Irak yang sedang kehabisan air, sangat realistis digambarkan. Belum lagi dengan suguhan kamera hand-held yang semakin membuat Anda seperti ikut terlibat dalam perang tersebut.

Rasanya tidak salah salah jika menghabiskan waktu Anda untuk menonton film peran yang sarat adegan action ini. Cukup duduk dengan popcorn ditangan, lalu nikmati saja alur cerita dan adrenalin perang yang diberikan. (eM_Yu)
 

COMPLETE ARCHIVE
 
Mau gossip terhangat
langsung di HP Kamu?
Ketik: gossip
Kirim ke: 2121
Tarif : 1000/sms
Semua operator
kecuali
Flexi, Hepi dan Starone
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON