James Cameron: Garap Film Tentang Suku Amazon

 

Sutradara film James Cameron mengatakan Minggu ini ia akan kembali ke Brazil untuk membuat film tentang suku asli di Amazon. Film yang masih dalam penggarapan ini berkisah tentang suku Xikrin-Kayapo yang menentang pembangunan bendungan besar oleh pemerintah Brazil karena takut ...

06 September 2010
Posted By: Erfanintya M. P.

Sutradara film James Cameron mengatakan Minggu ini ia akan kembali ke Brazil untuk membuat film tentang suku asli di Amazon. Film yang masih dalam penggarapan ini berkisah tentang suku Xikrin-Kayapo yang menentang pembangunan bendungan besar oleh pemerintah Brazil karena takut akan menyebabkan banjir .

Seperti dilansir oleh Yahoo!, James mengatakan, “Saya ingin kembali ke Brazil untuk bertemu beberapa pemimpin suku Xikrin-Kayapo yang mengundang saya,” kata James dalam sebuah wawancara yang diterbitkan oleh surat kabar lokal Brazil, Folha de Sao Paulo, “Saya ingin mengambil gambar untuk film, bagaimana mereka hidup, dan kebudayaan mereka,” tambahnya lagi.

James tercatat sudah dua kali datang ke Amazon untuk memberi dukungan pada suku pribumi dan membuat film pendek tentang bahayanya jika proyek bendungan di sungai Xingu jadi dibangun. Cerita film ini juga mirip dengan film tersuksesnya Avatar yang menceritakan kedamaian suku Na`vi yang terganggu akibat ulah manusia yang ingin mengambil sumber mineral suku asli planet Pandora itu.

Sutradara asal Kanada itu berbicara lebih lanjut tentang dukungannya terhadap perjuangan para warga yang menentang pembangunan bendungan, James mengatakan ia akan melakukannya lewat film dengan tema yang hampir sama dengan Avatar. Ketika ia ditanya untuk membantu, James menjawab, “Saat ada orang Indian Brasil yang putus asa, saya tidak bisa menolaknya,” ujar James lagi.
 
Penentang proyek bendungan mengatakan bahwa pembangunan akan menyebabkan perpindahan 16.000 orang dan bisa menyebabkan zona banjir dari 500 kilometer persegi di sepanjang tepi Xingu.

Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva sudah mengeluarkan ijin untuk pembangunan bendungan yang rencananya akan dimulai pada awal tahun 2011. Pemerintah setempat bersikeras tidak akan ada tanah warga yang terancam, karena telah menghabiskan dana besar untuk mengurangi dampak sosial dan lingkungan akibat pembangunan bendungan. (deri)

COMPLETE ARCHIVE
 
Mau gossip terhangat
langsung di HP Kamu?
Ketik: gossip
Kirim ke: 2121
Tarif : 1000/sms
Semua operator
kecuali
Flexi, Hepi dan Starone
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON