Jose Purnomo Tertantang Sutradarai Rumah Kentang

 

Sutradara Jose Purnomo kini kembali lewat proyek film horor terbarunya yang berjudul Rumah Kentang. Di film produksi Hitmaker Studios ini, Jose mengaku merasa sangat tertantang untuk bisa mengembalikan tren atmospheric horror layaknya tahun 2000-an di tengah menjamurnya film horor komedi.Jose ...

13 Juli 2012
Posted By: Alit Bagus Ariyadi
jose purnomoSutradara Jose Purnomo kini kembali lewat proyek film horor terbarunya yang berjudul Rumah Kentang. Di film produksi Hitmaker Studios ini, Jose mengaku merasa sangat tertantang untuk bisa mengembalikan tren atmospheric horror layaknya tahun 2000-an di tengah menjamurnya film horor komedi.

Jose berencana mengemas film Rumah Hantu untuk usia 20 tahun ke atas tanpa mengenyampingkan usia di bawahnya. Hal itu dilakukan karena Rumah Kentang akan lebih menonjolkan nuansa horor ketimbang sering menampilkan sosok hantu hanya untuk berkesan seram.

"Di sini saya dituntut untuk tidak membuat film horor murahan, oleh sebab itu kita ingin kembali dengan genre atmospheric horror karena sekarang sudah terlalu banyak horor komedi atau horor seksi. Kita butuh kejutan untuk penonton yang mereka rela bayar demi suatu hal yang berkualitas," ujar Jose Purnomo, saat ditemui di kantor Soraya Intercine Films, Jl. KH. Wahid Hasyim no. 3, Menteng, Jakarta Pusat.

"Film ini sengaja saya akan buat untuk usia 20 tahun ke atas tanpa mengenyampingkan usia di bawahnya. Pada intinya saya ingin buat film horor yang berkualitas," tambahnya.

Seperti diketahui, Jose Purnomo memang memiliki pengalaman dalam menggarap film bergenre atmospheric horror seperti Jelangkung (2001) dan Angkerbatu (2007). Atmospheric horror merupakan salah satu bagian dari genre horor yang lebih menonjolkan nuansa seram ketimbang sosok hantu.

"Atmospheric horror yang diusung bukan melulu soal penampakan, cerita dan logikanya juga harus kuat. Contohnya pintu yang terbuka sendiri sudah bisa menimbulkan kesan seram," pungkas Jose.

Karena kisah misteri rumah kentang sudah beredar sejak lama, maka Jose sengaja menggunakan lokasi sebenarnya untuk proses syuting film ini agar orang yang mengenal dengan tempat tersebut bisa lebih merasakan suasana horornya.

"Rumah itu sudah berubah sejak 10 tahun yang lalu saya kesana untuk riset film Jelangkung, disana agak lebih bersih. Tapi kita harus menggunakan tempat sebenarnya agar orang-orang yang sadar akan tempat itu menjadi lebih tahu," tutupnya.

Film Rumah Kentang menceritakan tentang 2 orang gadis yang harus bertahan hidup setelah kedua orangtuanya wafat. Karena mereka tidak mampu untuk membayar uang kontrakan, keduanya akhirnya tinggal di sebuah rumah warisan sang ibu yang berada di kawasan cukup elit di Jakarta Selatan. Rumah itu awalnya direncakan untuk investasi, namun entah mengapa tidak pernah laku terjual. Sejak saat itulah keduanya mengalami hal-hal yang ganjil ketika mendiami rumah tersebut.

Film yang dibintangi oleh Shandy Aulia, Tasya Kamila, Gilang Dirgahari, Medina dan Ki Kusumo, dijadwalkan rilis di bioskop pada tanggal 4 Oktober 2012
COMPLETE ARCHIVE
 
Mau gossip terhangat
langsung di HP Kamu?
Ketik: gossip
Kirim ke: 2121
Tarif : 1000/sms
Semua operator
kecuali
Esia, Flexi, Hepi dan Starone
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON

 
Process time: 0.011037 secs