LATEST
REVIEW
FEATURES
- Sinema untuk Bangsa Singgah ke Yogyakarta
- Cinema 21 Berikan Perangkat Preview Kepada Sinematek Indonesia
- Cinema 21 dan PT. Citra Tubindo Ajak 300 Anak Panti Asuhan Nobar The Croods
- Relawan Peduli Bogor Barat Antusias Hadiri Sinema untuk Bangsa di BSD Plaza XXI
- Cinema 21 Menggelar Diskusi Ujian Nasional lewat Film Temani Aku Bunda
Lima Film Dokumenter Finalis Eagle Awards 2012 Siap Tayang di Cinema 21
Lima finalis Eagle Awards Documentary Competition 2012, siap memamerkan film dokumenternya di Cinema 21 di delapan kota besar di Indonesia. Film yang bertajuk Antologi Dokumenter 8th Eagle Awards, Indonesia Tangguh, adalah hasil kerjasama Cinema 21 dengan Metro TV dan Eagle ...
13 September 2012
Posted By:
Alit Bagus Ariyadi
Lima finalis Eagle Awards Documentary Competition 2012, siap memamerkan film dokumenternya di Cinema 21 di delapan kota besar di Indonesia. Film yang bertajuk Antologi Dokumenter 8th Eagle Awards, Indonesia Tangguh, adalah hasil kerjasama Cinema 21 dengan Metro TV dan Eagle Institute Indonesia.Antologi Dokumenter 8th Eagle Awards, Indonesia Tangguh, merupakan kompilasi lima film dokumenter dari karya beberapa sutradara muda yang berasal dari Semarang (Sapto Pamungkas & Fuad Ashari), Sidoarjo (M. Fachrudin & Ahmad Fathur Rozaq), Pontianak (Fransiska Rihardini & Mitchel Silvester Vinco), Yogyakarta (Maharani & Gilang Akbar) dan Maluku (Suyadi & Widhya). Judul dari masing-masing film tersebut adalah Kampung Rob di Jantung Kota, Setitik Asa Dalam Lumpur, Gaung Sang Penakluk Asap, Mimpi di Kandang Wedhus Gembel, dan Pantai Amboina.
Sesuai dengan temanya yaitu Indonesia Tangguh, kelima film ini menawarkan kisah-kisah nyata tentang kehidupan masyarakat yang hidup berdampingan dengan bencana dan mampu beradaptasi serta bangkit dari peristiwa alam yang merugikan.
"Ini adalah tahun ke 8 kami dalam menyelenggarakan kompetisi Eagle Awards, hal ini kami lakukan demi regenerasi sineas muda khususnya di bidang film dokumenter. Pada tahun ini kita sengaja memilih tema Indonesia Tangguh karena kita tinggal di kawasan 'Ring of Fire', berbagai bencana seperti banjir, tsunami, longsor dan sebagainya sudah pernah kita alami. Tapi Bencana bukanlah untuk ditakuti, melainkan kita harus bersiap agar bisa terus hidup dengan bencana itu sendiri," ujar Bambang Hamid selaku Sekjen Eagle Institut Indonesia, saat menghadiri premiere Antologi Dokumenter 8th Eagle Awards, Indonesia Tangguh, di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/9) sore.
Seperti diketahui, ajang kompetisi Eagle Awards selalu menampilkan karya-karya yang mengandung unsur kemanusiaan dari berbagai kesaksian, untuk menyampaikan pesan positif kepada khalayak. Tak heran jika peminat film dokumenter, perlahan namun pasti, tiap tahunnya selalu meningkat.
"Tiap tahunnya kita selalu menampilkan isu yang berbeda. Namun, perbedaan yang paling menonjol di tahun ini adalah kita tayang reguler di bioskop, dimana kita mendapat apreasisasi yang sangat besar dari bioskop sekelas cinema 21. Film dokumenter memang belum begitu populer tapi peminatnya tiap tahun terus meningkat. Kenapa kita konsisten mengadakan kompetisi ini, salah satunya adalah kita ingin mewarnai industri perfilman Tanah Air dengan dokumenter. Selain menghibur, film ini bisa mengedukasi karena berangkat dari hal-hal yang nyata sekaligus mendidik," ucap Jastis Arimba selaku Line produser Antologi Dokumenter 8th Eagle Awards, Indonesia Tangguh.
Perjalanan lima finalis Eagle Awards 2012 ternyata tidak hanya sebatas penayangan di Cinema 21 saja. Setelah ini mereka akan kembali bersaing dengan memasuki fase penjurian yang terbagi menjadi tiga kategori yaitu, Film Terbaik, Film Favorit Pemirsa, dan Film Rekomendasi Dewan Juri. Tentunya, para pecinta film juga bisa ikut memilih siapa yang berhak menjadi pemenang favorit dalam Eagle Awards Documentary Competition 2012 melalui polling SMS dengan format Eagle <spasi> Asa, Eagle <spasi> Pantai, Eagle <spasi> Mimpi, Eagle <spasi> Rob dan Eagle <spasi> Asap kirim ke 9899.
Pemenang dari Eagle Awards 2012 nantinya akan diumumkan pada tanggal 18 Oktober 2012 dan disiarkan secara langsung di Metro TV. Selain mendapatkan hadiah alat produksi film, para pemenang nantinya juga akan diikutsertakan oleh pihak Eagle Insitute Indonesia ke berbagai festival film dokumenter nasional dan internasional. Hal itu telah dibuktikan oleh juara Eagle Awards 2011, dimana film yang berjudul Republik Abu-Abu berhasil mendapat penghargaan Special Juri Price di Asean Broadcast Union di Kuala Lumpur, Malaysia.
Bagi yang penasaran dengan kualitas film dokumenter karya sineas-sineas muda finalis Eagle Awards 2012, kalian sudah dapat menyaksikannya di cinema 21 & XXI pada jam tayang 12.30 dan 14.40 WIB. Berikut adalah delapan lokasi bioskop cinema 21 & XXI yang memutarkan Antologi Dokumenter 8th Eagle Awards, Indonesia Tangguh:
Tanggal 18 sampai 20 September 2012
Jakarta: Plaza Senayan XXI theater 8
Yogyakarta: Empire XXI theater 3
Makassar: Panakukkang XXI theater 4
Medan: Hermes XXI theater 5
Tanggal 25 sampai 27 September 2012
Bandung: Ciwalk XXI theater 3
Surabaya: Sutos XXI theater 5
Banjarmasin: Studio 21 theater 7
Palembang: PIM 21 theater 6
Mau gossip terhangat
langsung di HP Kamu?
Ketik: gossip
Kirim ke: 2121
langsung di HP Kamu?
Ketik: gossip
Kirim ke: 2121
Tarif : 1000/sms
Semua operator
kecuali
Esia, Flexi, Hepi dan Starone
Semua operator
kecuali
Esia, Flexi, Hepi dan Starone
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!




