LATEST
- Joe Taslim Lega Dialog Indonesianya Tidak Dibuang di Fast and Furious 6
- Trailer Resmi dari Film Biopic Tom Hanks, Captain Phillips
- Knight of Cups Rilis Foto Perdana Natalie Portman dan Christian Bale
- Foto Terbaru Shailene Woodley dalam Divergent
- Sony Pictures Entertainment Resmi Distribusikan Film Animasi 3D Angry Birds
REVIEW
- The Great Gatsby: Kisah Hidup Miliuner Misterius Demi Memeluk Cintanya
- Star Trek Into Darkness: Misi Gelap Enterprise di Angkasa
- Cinta Brontosaurus: Perjalanan Kocak Penulis Buku untuk Memahami Cinta
- What They Don’t Talk About When They Talk About Love: Kisah Cinta Remaja di Sekolah Luar Biasa
- Cosmopolis: Perubahan Jalan Hidup Selama 24 Jam
FEATURES
- Cinema 21 dan PT. Citra Tubindo Ajak 300 Anak Panti Asuhan Nobar The Croods
- Relawan Peduli Bogor Barat Antusias Hadiri Sinema untuk Bangsa di BSD Plaza XXI
- Cinema 21 Menggelar Diskusi Ujian Nasional lewat Film Temani Aku Bunda
- Cerita Haru dari Kado Tawa Finding Srimulat di Solo
- Cinema 21 dan Kick Andy Foundation Kembali Gelar Sinema untuk Bangsa
Lola Amaria: Membuat Film Lebih Penting Dari Sebuah Festival
Bintang Minggu Pagi di Victoria Park, Lola Amaria merasa senang dan terapresiasi saat film yang ia bintangi sekaligus disutradarainya itu masuk dalam 10 film yang dipilih untuk ikut dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2010. Namun Lola menegaskan bahwa sebuah festival ...
29 November 2010
Posted By:
Erfanintya M. P.
Bintang Minggu Pagi di Victoria Park, Lola Amaria merasa senang dan terapresiasi saat film yang ia bintangi sekaligus disutradarainya itu masuk dalam 10 film yang dipilih untuk ikut dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2010. Namun Lola menegaskan bahwa sebuah festival tidak dijadikan olehnya sebagai tolak ukur untuk menghasilkan sebuah karya.
“Saya sebenarnya biasa-biasa saja sih, artinya saya nggak tergantung dengan festival. Bagi saya yang penting adalah terus membuat film. Mau ikut festival atau enggak, mau menang mau enggak itu bukan masalah. Adapun kalaupun masuk itu senang dan terima kasih sudah diapresiasi, dan bagi saya itu bonus” jelas Lola dalam wawancara di pulau Abang, Batam, Kepulauan Riau (26/11).
Bagi Lola yag terpenting bagi seorang sineas adalah bisa membuat karya yang bisa dinikmati oleh masyarakat luas. “Buat saya sih yang penting bisa bikin film, bisa ada karyanya dan orang lain bisa menikmati karya itu, dan itu lebih penting ketimbang sebuah festival,” papar Lola lagi.
Lola juga menilai film-film yang masuk dalam nominasi FFI 2010 bagus-bagus dan memiliki peluang yang sama. Hal ini dikarenakan sistem penjurian yang tiap tahun berubah-ubah.
“Sebenarnya film yang lain bagus-bagus, dan dengan masuk 10 film itu bagi saya sudah menang. Sedangkan untuk peluangnya sendiri belum bisa kebayang bisa menang atau tidak, soalnya jurinya juga punya sistem penilaian yang berbeda setiap tahun. Jadi enggak ada patokan yang pas. Setiap tahun dewan juri punya mekanisme sendiri dan harus kita hormati,” katanya.
Keikutsertaan Lola dalam acara yang diselenggarakan di Batam, Kepulauan Riau dalam rangka memeriahkan pengumuman nominasi FFI 2010. Namun sayang acara tersebut yang harusnya digelar di pantai Okarina, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (28/11) terpaksa ditunda hingga Jumat (3/12). (deri)
RELATED NEWS
langsung di HP Kamu?
Ketik: gossip
Kirim ke: 2121
Semua operator
kecuali
Esia, Flexi, Hepi dan Starone




