LATEST Slowmotion
- Tiga Aktor Senior Hollywood Siap Bintangi Film Stand Up Guys
03 Feb '12
- Aktor Senior Him Damsyik Meninggal Dunia
03 Feb '12
- Russell Crowe Dilirik Sutradara Noah dan Robocop
02 Feb '12
- Tom Cruise Terpilih untuk Bacakan Pemenang Academy Awards 2012
02 Feb '12
- Rilis Film Rumah Bekas Kuburan, Julia Perez Gelar Ritual
02 Feb '12
The Glitch, Ketika Bumi Indonesia Berhenti Berputar
Ada fakta yang terungkap saat terjadi tsunami di Aceh pada tahun 2004, yakni palung Aceh beradu dan menyebabkan gempa berkekuatan 9 skala Richter. Bumi pun berhenti berputar selama 3 milisekon (setidaknya melambat). Selanjutnya, sebelum terjadi benturan tersebut, sebenarnya bumi sudah ...
23 Januari 2009
Posted By:
Ada fakta yang terungkap saat terjadi tsunami di Aceh pada tahun 2004, yakni palung Aceh beradu dan menyebabkan gempa berkekuatan 9 skala Richter. Bumi pun berhenti berputar selama 3 milisekon (setidaknya melambat). Selanjutnya, sebelum terjadi benturan tersebut, sebenarnya bumi sudah tidak berputar selama 24 jam, bahkan kurang dari 24 jam. Terjadinya tsunami itu tak lain adalah usaha dari bumi untuk membetulkan perputarannya agar kembali ke 24 jam sehari.
Bagian bumi yang tidak berputar selama 24 jam, sudah merupakan karya fiksi hasil pengembangan David Poernomo atas fakta melambatnya bumi selama 3 milisekon tersebut. Inilah yang dituangkan oleh David dalam film bertajuk The Glitch. “Saya mau bikin film yang selangkah lebih maju, ngga mau takabur sih, tapi pertama kali rasanya sebuah film sci-fi drama yang lebih pintar untuk penonton Indonesia,” ungkap David kala ditemui di rumah sekaligus studionya di bilangan Pondok Indah Jakarta Selatan, beberapa waktu silam.
Ditambahkan oleh kakak kandung dari Jose Poernomo ini, film keduanya ini dipersembahkan bagi penonton Indonesia yang selalu mengeluhkan mengapa film Indonesia hanya selalu horor atau komedi seks. “Inilah movie yang kita persembahkan untuk mereka yang tertarik dengan genre lain,” ujar pria yang sebelumnya menyutradarai film Pocong VS Kuntilanak ini.
David menyebutkan cerita yang diangkatnya ini, berkisah 6 jam sebelum terjadinya tsunami terjadi banyak kekacauan di berbagai belahan dunia sebagai akibat dari bumi yang tidak lagi berputar selama 24 jam. “Misalnya mobil yang tadinya sedang berjalan disini tiba-tiba ada di daerah mana, pesawat Zero Jepang tahun ’40 tiba-tiba bisa keluar di tahun 2004, semua yang berhubungan dengan waktu itu menjadi problem,” cerita David.
Ya, begitulah pemikiran kreatif David Poernomo. Lantas siapakah yang membawa ceritanya di dalam film? Adalah Andhika Pratama, Amanda, Samiaji serta bintang pendatang baru Fika. Diungkapkan oleh David, dalam ceritanya dia mengisahkan keempat orang tersebut yang harus berurusan dengan melipatnya waktu.
Ketika itu mereka hendak pulang dari sebuah acara pada pukul 2 pagi menuju Cibubur, dan ketika itu tepat 6 jam sebelum tsunami. Akhirnya mereka melewati satu titik yang tidak mereka ketahui dan lama-lama mereka tidak sadar jalan tersebut berada dimana. Sampai akhirnya mereka berhenti dan tersadar mereka telah berada di daerah Sumatera bagian Barat.
“Dari sana cerita mulai berjalan, the story goes, dari situ mereka mulai hilang dalam waktu, waktu mulai ‘ngaco’ dalam kehidupan mereka perpribadi,” jelas David. “Yang jelas film ini adalah jika tidak mengikuti dari awal sampai akhir, you will not get it, dan penuh dengan Animasi tentunya,” lanjut David.
Hmm menarik untuk disaksikan ? “Saya memang benar-benar memberikan test case penonton Indonesia bisa menerima film seperti ini, saya juga mau perfilman Indonesia lebih maju yang tidak seperti itu-itu saja,” ungkap David.
Nantikan penayangannya dalam beberapa waktu ke depan.(ajo)
RELATED NEWS
langsung di HP Kamu?
Ketik: gossip
Kirim ke: 2121
Semua operator
kecuali
Flexi, Hepi dan Starone





