The Sexy City : Dari Sisi Gemerlap Hingga Sisi Gelap

 

Kota Jakarta memang selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi para penghuninya. Bahkan para warga yang diluar Jakarta, menganggap kota yang dijuluki kota metropolitan tersebut sebagai tempat meraih sejuta impian. Maka menjadi hal wajar jika arus urbanisasi selalu meningkat setiap tahunnya. ...

20 Maret 2010
Posted By: Erfanintya M. P.

Kota Jakarta memang selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi para penghuninya. Bahkan para warga yang diluar Jakarta, menganggap kota yang dijuluki kota metropolitan tersebut sebagai tempat meraih sejuta impian. Maka menjadi hal wajar jika arus urbanisasi selalu meningkat setiap tahunnya.

Dalam film The Sexy City produksi Virgo Putra Film, Helfi Kardit sang sutradara menggambarkan kota Jakarta yang penuh warna, mulai dari sisi gemerlap hingga sisi gelap dan kemuraman. Menceritakan seorang gadis bernama Poppy (Ardina Rasti) yang telah memendam hasrat untuk menaklukkan ibukota. Dalam benak gadis dari kota kecil itu, Jakarta penuh gemerlap dan penuh masa depan gemilang yang menggoda untuk diraih. Rencana pertunangan yang dirancang orangtuanya membuat Poppy bertekad untuk benar-benar pergi dari Jakarta. Ia bertekad melanjutkan kuliah di ibukota dan membuktikan pada semua orang yang menertawakan cita-citanya dengan bukti kesuksesan.

Namun Jakarta tak sekadar menawarkan cita-cita muluk, Jakarta juga menjadi rumah yang hangat bagi Reno (Tio Pakusadewo) yang menggantungkan hidup dari bar yang dikelolanya, ia juga tanah basah yang subur bagi Vino (Fauzi Baadilla) dalam menjerat para junkies narkoba. Meski begitu, Jakarta juga membuat Satrio (Baim) yang penuh cinta datang menetap. Poppy terseret oleh keangkuhan Jakarta untuk bersentuham dengan Reno dan Vino melalui sahabatnya, Nanda yang menjadi mangsa empuk Vino. Ia berpacu dengan waktu utnuk menyelamatkan Nanda, dan juga menyelamatkan dirinya sendiri dari Jakarta yang mematikan.

Tidak diragukan lagi jika menyebut para pemain difilm ini adalah seorang aktor dan aktris yang patut diperhitungkan. Karakter yang mereka perankan masing-masing memberi penggambaran yang sangat kuat. Seperti Tio Pakusadewo dengan gayanya sebagai bos pemilik bar sangat apik ia perankan. Dengan wajahnya yang dihiasi tato, Tio mampu menggambarkan bagaimana layaknya seorang bos yang penuh emosi untuk mengatur para anak buahnya termasuk para dancer-nya.

Selain itu masih ada para pemain baru yang turut memberi warna. Seperti Michella Adlen dengan perannya sebagai stripper yang menjadi sahabat Ardina Rasti. Lalu Jamsah Prajasasmita dengan perannya sebagai junkies yang cukup meyakinkan beradegan sakaw dan diperkuat dengan bentuk tubuhnya yang kurus.

Untuk Ardina Rasti cukup mengagetkan dengan berani berdegan menjadi seorang stripper. Totalitas yang diberikan tidak sia-sia. Rasti mampu memberikan aktingnya yang cukup catchy. Tidak luput juga Fauzi Baadilla yang sukses beperan sebagai junkies dengan wajahnya yang cukup meyakinkan. Apalagi Fauzi juga kembali menunjukkan tubuhnya yang kering mengesankan sebagai pemakai narkoba.

Untuk keseluruhan cerita cukup mudah untuk dicerna, karena selain dekat dengan kehidupan malam Jakarta yang sebenarnya, The Sexy City juga mampu memberikan gambaran sisi gemerlap dan gelap ibukota tersebut. Sinematografi yang diberikan juga sangat memanjakan penontonnya. Dengan angle-angle yang sangat menarik, apalagi saat menggambarkan suasana malam Jakarta yang penuh ditaburi lampu kota, hmm patut ditonton. (eM_Yu)
 

COMPLETE ARCHIVE
 
Mau gossip terhangat
langsung di HP Kamu?
Ketik: gossip
Kirim ke: 2121
Tarif : 1000/sms
Semua operator
kecuali
Flexi, Hepi dan Starone
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON