BIOGRAPHY

Dimas Aditya

Nama Lengkap      : Adimas Raditya    
Nama Panggilan : Dimas
Tempat/ Tanggal Lahir : Jakarta/ 7 September 1984
Tinggi/ Berat : 175cm/ 65kg
Anak ke : 2 dari 3 bersaudara
Nama Ayah : Benny Alimin
Nama Ibu : Indriani
Hobi : Fotografi
Pendidikan Terakhir : D3
Film Favorit : Bergenre Klasik

Filmografi:
  • Kawin Kontrak (2008)
  • D.O - Drop Out (2008)
  • Mupeng (Muka Pengen) (2008)
  • Kawin Kontrak Lagi (2008)
  • Hantu Jamu Gendong (2009)
  • Get Married 2 (2009)
  • Jejak Darah (2010)
  • Affair (2010)
  • Sang Kiai (2013)
  • Mari Lari (2014)

Kiprahnya di industri hiburan bermula sejak tahun 2008. Dimas Aditya mulai mengikuti sinetron-sinetron dan juga FTV demi memperkenalkan wajah dan kebolehan aktingnya pada masyarakat Indonesia. Namun pada awalnya, ternyata pria penyuka fotografi ini tak menginginkan terjun ke dunia akting.   Sebelumnya memang ...

DIMAS ADITYA: INGIN BERAKTING DI LUAR ZONA AMAN

 
Dimas Aditya
Kiprahnya di industri hiburan bermula sejak tahun 2008. Dimas Aditya mulai mengikuti sinetron-sinetron dan juga FTV demi memperkenalkan wajah dan kebolehan aktingnya pada masyarakat Indonesia. Namun pada awalnya, ternyata pria penyuka fotografi ini tak menginginkan terjun ke dunia akting.
 
Sebelumnya memang Dimas berniat untuk menjadi bagian dari industri hiburan, tetapi bukan sebagai aktor, melainkan brand ambassador, atau menjadi model iklan.
 
"Awalnya tuh saya suka banget melihat billboard terus ada model iklannya, sepertinya seru dan bangga aja kalau melihat wajah kita disitu. Jadi dulu saya pengen banget ikut iklan. Tetapi saya coba casting berkali-kali, dan nggak ada yang dapet," kisah Dimas saat ditemui tim 21cineplex.com di Gala Premiere Mari Lari, Epicentrum, Jakarta. (9/6)
 
Berawal dari ditolaknya Dimas saat mengikuti casting untuk iklan, akhirnya Dimas beralih mencoba ikut casting untuk film Kawin kontrak (2008). Dan di casting pertamanya, Dimas langsung mendapatkan peran.
 
"Nggak kunjung dapet peran, saya coba ikutan casting film. Dan alhamdulillah langsung keterima. Mungkin memang jalannya di film," ungkapnya.
 
Kini, anak kedua dari tiga bersaudara tersebut sudah membintangi 10 judul film. Bahkan diakui Dimas, dirinya kini sudah tak tertarik untuk mengikuti casting iklan lagi lantaran sudah mencintai dunia akting.
 
"Sekarang malah sudah nggak sama sekali (tertarik ke iklan). Saya merasa di akting saya bisa lebih baik. Bisa coba karakter-karakter baru yang menantang dan belum pernah saya perankan. Jadi nggak melulu memerankan karakter yang kira-kira sesuai sama wajah saya. Saya ingin berakting di luar zona aman saya," aku Dimas lagi.
 
Berbincang lebih lanjut tentang karirnya sebagai seorang aktor, pria yang akan segera menginjak usia 30 tahun pada 7 September nanti itu menyatakan ingin mendapat peran antagonis. Menurut Dimas, sejauh ini peran yang ia dapat masih belum terlalu 'keluar' dari stereotype wajahnya yang tampak seperti anak baik-baik.
 
Ingin terus eksis, kini Dimas tengah disibukkan dengan agenda promosi film terbarunya bersama Nation Pictures, Mari Lari. Dalam film besutan Delon Tio ini, Dimas akan memerankan Rio, sosok pria pecundang yang tak pernah menyelesaikan apapun dalam hidupnya. Hingga kemudian, ia ingin mengikuti lomba Bromo Marathon demi menghormati mendiang almarhumah ibunya.
 
Kesulitan pasti ditemui Dimas. Tetapi Dimas mengaku, kalau kesulitan bukan datang dari karakternya, melainkan adegannya.
 
"Kalau karakter nggak ada hambatan, mungkin itu juga karena sosok Rio ini seperti saya dulu. Yang pesimis, moody, dan hampir nggak pernah menyelesaikan sesuatu hal dengan baik. Itu juga menjadi alasan saya ingin ikutan casting ini." cerita Dimas. "Tapi kalau untuk kesulitan, mungkin lebih ke adegan. Karena banyak adegan yang harus sambil lari dan sambil berdialog, itu agak susah,"
 
Sebagai seorang aktor, Dimas tentunya memiliki harapan untuk karir kedepannya kelak. Ia juga mengemukakan harapannya terhadap perfilman Indonesia.
 
"Mudah saja harapan saya selalu mendapat hal yang berbeda di film-film saya berikutnya. Yang orang pikir dan saya pikir saya nggak akan bisa bawakan peran itu, tetapi saya harus bisa. Keluar dari zona aman itu lagi. Sedangkan untuk perfilman Indonesia, saya nggak muluk-muluk. Mungkin untuk para produser dan pembuat film, lebih berani juga keluar dari zona aman mereka dan memberi kepercayaan aktor dan aktris untuk akting di luar zona aman mereka," harap Dimas.
 
Saat ini Mari Lari menjadi film terdekat Dimas. Film Mari Lari akan rilis di Cinema XXI serentak pada 12 Juni. Bagaimana akting Dimas disana? Temukan jawabannya dan Mari Lari!
COMPLETE ARCHIVE
 
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON