BIOGRAPHY

Chicco Jerikho

Nama Lengkap : Chicco Jerikho Charumilind
Nama Panggilan : Chicco
Tempat/ Tanggal Lahir  : Jakarta/ 3 Juli 1984
Tinggi/ Berat Badan : 179cm/ 74kg
Anak ke : 2 dari 2 bersaudara
Nama Ayah : Chana Charumilind
Nama Ibu : Lavina Charumilind
Hobi : Berenang
Pendidikan Terakhir : Kuliah
Film Favorit : Cinderella Man (2005)
Filmografi:
  • Cahaya dari Timur: Beta Maluku (2014)
  • Seputih Cinta Melati (2014)

Meskipun sudah mondar-mandir di layar kaca, namun kesempatan mencicipi akting untuk layar lebar baru menghampiri Chicco Jerikho lewat Cahaya dari Timur: Beta Maluku. Kepada tim 21cineplex.com, Chicco pun dengan senang hati menceritakan perjalanan karirnya di industri hiburan Indonesia.   Pemilik nama lengkap Chicco ...

CHICCO JERIKHO: INGIN SELALU MENJADI KANVAS PUTIH DALAM BERPERAN

 
Chicco Jerikho
Meskipun sudah mondar-mandir di layar kaca, namun kesempatan mencicipi akting untuk layar lebar baru menghampiri Chicco Jerikho lewat Cahaya dari Timur: Beta Maluku. Kepada tim 21cineplex.com, Chicco pun dengan senang hati menceritakan perjalanan karirnya di industri hiburan Indonesia.
 
Pemilik nama lengkap Chicco Jerikho Charumilind ini sejak kecil rupanya sudah gemar menonton film. Ia bahkan lebih sering meluangkan waktunya untuk menonton daripada bermain sepakbola layaknya laki-laki pada umumnya. Berawal dari ketertarikan itulah, Chicco kemudian mencari-cari informasi untuk bisa menjadi seorang aktor.
 
"Awalnya suka nonton film dan merasa 'pengen tuh jadi orang yang di dalam film', jadi aktor maksudnya. Kemudian saya tanya-tanya aja sama temannya mama, katanya harus ikutan modeling dulu. Jadi saya mendaftar sebagai Cover Boy suatu majalah di tahun 2000," papar pria berzodiak Cancer tersebut.
 
Paska keikutsertaannya dalam Cover Boy, Chicco tak langsung dihampiri tawaran. Ia masih harus berusaha lagi agar kebolehan aktingnya dapat dilihat oleh banyak orang. Chicco pun rajin mengikuti audisi peran di PH-PH baik sinetron maupun film. Dan pada tahun 2007, Chicco mendapatkan peran utama pria dalam sinetron Cinta Bunga.
 
Kurang lebih 7 tahun di industri hiburan, akhirnya Chicco berkesempatan terlibat di proyek layar lebar Cahaya dari Timur: Beta Maluku. Tak tanggung-tanggung, Angga Dwi Sasongko dan Glenn Fredly sebagai sutradara dan produser film ini langsung memercayai Chicco untuk menyabet peran utama, Sani Tawainella. Disini, Sani Tawainella adalah karakter non-fiksi yang kisahnya diangkat berdasarkan kisah nyata yang dialaminya.
 
Perihal akting, entah itu membawakan karakter fiksi atau non-fiksi, Chicco tentunya sudah memiliki cara tersendiri untuk memahami karakter tersebut. Kendati bukan cara teknis, namun cara Chicco rupanya sukses diterapkan.
 
"Saya cuma punya satu cara dalam berakting, yaitu ikhlas. Saya ikhlas menjadi kanvas putih, yang kemudian dilukis oleh sebuah karakter. Saya ikhlas melepaskan Chicco dan menerima karakter tersebut. Saat karakter itu harus hilang, saya pun harus kembali lagi sebagai kanvas putih," ungkap Chicco.
 
Kini Chicco kian melebarkan sayapnya di industri perfilman. Beberapa tawaran film sudah berdatangan padanya. Chicco kian mantap dengan profesinya sebagai seorang aktor, apalagi, orang-orang terdekatnya memberikan jalan yang seluas-luasnya bagi Chicco untuk terus berkembang.
 
"Bersyukur banget saya punya keluarga dan orang-orang yang memberi saya kebebasan untuk memilih jalan hidup. Saya kan sudah membuktikan ke mereka, kalau dulu, saya bisa membagi waktu antara syuting dan kuliah. Dan sekarang, melihat saya seperti ini saja orang tua saya sudah senang. Mereka cuma pesan jaga diri, dan selalu ingat Tuhan," tutur pria yang menggilai sosok Superman itu.
 
Ditanyai perihal bidang mana yang lebih membuatnya nyaman, apakah film, ataukah sinetron, Chicco tak ragu menjawabnya. "Sebenarnya saya yang penting di dunia seni peran, masalah media saya tidak terlalu permasalahkan. Tetapi mungkin saya nyaman di film karena saya lebih bisa mengeksplor lagi kemampuan saya. Film memiliki waktu riset yang lama, pendalaman karakter, terperinci, sehingga kesempatan saya untuk menjadi kanvas putih lagi itu semakin banyak," jelasnya.
 
Saat ini, debut film Chicco, Cahaya dari Timur: Beta Maluku sudah tayang di Cinema XXI. Selanjutnya, Chicco akan menjadi karakter antagonis lewat film dari Alenia Pictures, Seputih Cinta Melati, yang rilis serentak di Cinema XXI mulai 24 Juli 2014.
COMPLETE ARCHIVE
 
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON