BIOGRAPHY

Djenar Mahesa Ayu

 

Nama    : Djenar Mahesa Ayu
Tempat Tanggal Lahir : 14 Januari 1973
Profesi       : Aktris, penulis
Nama Ayah             : Syuman Djaya

Nama Ibu    
: Tutie Kirana
Nama Anak : Banyu Bening dan Btari Maharani


Prestasi :

  • Nominasi 10 besar buku terbaik Khatulistiwa Literary Award 2003 untuk Mereka Bilang, Saya Monyet!
  • 5 Besar Khatulistiwa Literary Award 2004 untuk buku Jangan Main-main (dengan Kelaminmu)
  • Cerpen Terbaik Kompas 2003 untuk Cerpen Waktu Nayla
  • Cerpen Terbaik 2003 versi Jurnal Perempuan untuk Cerpen Menyusu Ayah
  •  

Buku :

  • Mereka Bilang, Saya Monyet!
  • Jangan Main-main (dengan Kelaminmu)
  • Nayla
  • Cerita Pendek Tentang Cerita Cinta Pendek


Filmografi :

  • Boneka dari Indiana (1990)
  • Koper (2006)
  • Cinta Setaman (2008)
  • Dikejar Setan (2009)

Jadi tukang gulung kabel pun akan dilakoni seorang Djenar Mahesa Ayu, asalkan bisa ikut terlibat dalam film produksi Harry Dagoe Suharyadi. Ketika kami tanya alasannya, Djenar menjawab ringan “I just want to know bagaimana proses pembelajaran produksi dengan Hary Dagoe ...

DJENAR MAHESA AYU, INGIN BERKARYA TANPA BATASAN

 
Djenar Mahesa Ayu

Jadi tukang gulung kabel pun akan dilakoni seorang Djenar Mahesa Ayu, asalkan bisa ikut terlibat dalam film produksi Harry Dagoe Suharyadi. Ketika kami tanya alasannya, Djenar menjawab ringan “I just want to know bagaimana proses pembelajaran produksi dengan Hary Dagoe karena dia punya satu kekuatan yang aku nggak lihat di beberapa director yang lain.”


Perannya dalam film Dikejar Setan ini memang hanya satu scene tapi Djenar tampil memukau. Memakai baju yang pas sekali menggambarkan karakter dirinya yang kerap berpenampilan seksi. Menurut Djenar, Harry Dagoe itu memang selalu tahu apa yang harus dilakukan dalam film. Tidak hanya itu, ternyata Djenar dan Harry juga memiliki hubungan simbiosis mutualisme. Kalau Djenar main film Dikejar Setan, Harry akan tampil di film yang sedang dipersiapkan Djenar.  “Filmnya masih rahasia dan tidak untuk diputar di Indonesia, premisnya sih reaksi tubuh atas kekerasan dan rencananya bakal keluar September.”


Wanita yang sudah bermain dalam 3 film sebelumnya, Boneka dari Indiana (1990), Koper (2006) dan Cinta Setaman (2008) ini mengakui, kalau ia sebenarnya sedang sulit untuk menulis. Akibatnya ia menuangkan ide lewat media film.  Tapi itu bukanlah satu-satunya alasan, Djenar juga merasa mendapat sebuah keasyikan tersendiri bertutur lewat film dibandingkan lewat teks, walaupun sebenarnya lebih banyak batasannya. “Batasan-batasan itulah yang membuat aku merasa lebih baik mengeluarkan filmku di luar saja.”


Ibu dari 2 orang anak ini memandang proses kreatif bukanlah mendatangkan ide tapi ide yang datang ke dirinya. Meskipun begitu ternyata penulis karya-karya kreatif seperti Mereka Bilang, Saya Monyet!, Jangan Main-main (dengan Kelaminmu), Nayla, Cerita Pendek Tentang Cerita Cinta Pendek, ini mengalami juga apa yang dinamakan dengan mati ide. Novel terbarunya ‘Ranjang’ bahkan sudah 2 tahun nggak kelar-kelar ia garap. Menurutnya status sebagai seorang single parent sangat menyita waktu, walaupun ia sangat menikmati perannya ini.

“Keasyikan menjadi seorang ibu sangat menarik dan membuat aku terkadang mengabaikan hal-hal lain di luar anak-anak.” (Ind)
 

COMPLETE ARCHIVE
 
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON