Kholidi Asadil Alam, Cukup di Al-Azhar Jakarta

Kholidi Asadil Alam

Dunia seni peran kembali kedatangan pendatang baru. Kholidi Asadil Alam, mulai menapaki jejaknya di dunia yang menuntut keahlian dalam berakting ini saat terpilih memerankan Azzam dalam Film Ketika Cinta Bertasbih.

Cowok yang akrab disapa Odi ini saat itu disarankan oleh temannya, seorang pelukis di bulungan untuk ikut audisi yang diadakan Sinemart. Menurut  si pelukis, peran Azzam sangat mirip  dengan dirinya. Odi pun menanggapi serius saran temannya tersebut dan  langsung membuka situs Ketika Cinta Bertasbih serta kemudian mendaftarkan dirinya untuk ikut  audisi.

Setelah proses audisi ia lakukan, hasilnya ternyata tidak sia-sia. Ia berhasil mendapatkan peran Azzam tersebut. “Alhamdulillah akhirnya saya bisa mendapatkan peran Azzam, saya tidak menyangka, tapi saya tidak mau kepedean karena menjaga karakter Azzam itu berat banget, selain sosok pria yang sempurna, Azzam juga sudah sangat dinantikan banyak orang, jadi saya harus menjaganya dengan hati,” ungkapnya.

Odi awalnya hanya seorang pedagang kain sarung dan pecel ayam. Dengan alasan tak mau merepotkan orang tuanya di kampung serta ingin hidup mandiri, maka hanya dengan bermodalkan Rp. 10.000, pria asal Pasuruan, Jawa Timur ini merantau ke Jakarta. Untuk mencukupi kebutuhan hidupnya tinggal di Jakarta, Odi memulai dengan berdagang kain sarung yang dikirim dari surabaya.

Selain itu, agar biaya hidup yang dikeluarkan tidak terlalu banyak, ia kemudian belajar memasak. “Ya...bayangin aja kalau saya harus beli makan diluar berapa uang yang harus dikeluarkan, makanya mau nggak mau saya belajar masak sendiri, biar ngirit,” jelas pria kelahiran 30 Maret 1989 ini.

Ternyata hasil dari belajar memasak tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan makannya sehari-hari, namun Odi juga berhasil menciptakan resep sambal racikannya sendiri. Dari situlah kemudian timbul ide untuk memanfaatkan keahliannya tersebut dengan membuka usaha berdagang pecel ayam. “Biar nggak membebani keluarga, saya coba berdagang pecel ayam di daerah Kali Bata, lumayanlah buat menutupi kebutuhan sehari-hari,” papar pemilik tinggi badan 185 cm dan berat 80 kg ini.

Setelah jerih payah yang telah ia dilakukan, sekarang Odi ingin melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi. “Saya tahu kalau biaya kuliah itu mahal, kalau mau kuliah harus jualan sawah orangtua dulu, makanya saya milih kerja dulu,” jelasnya. “Saya mau kuliah di Al-Azhar, tapi bukan Al-Azhar di Mesir, cukup di Al-Azhar Jakarta saja,” tutur Odi dengan senyumnya. (eM.Yu)

 


 

Nama Lengkap :  Kholidi Asadil Alam
Nama Panggilan :  Odi
Tempat, Tanggal Lahir :  Pasuruan, 30 Maret 1989
Tinggi/Berat Badan :  185 cm/80 kg

 
Filmografi :

  • Ketika Cinta Bertasbih (2009)