BIOGRAPHY

Mario Maulana

Biodata:
Nama Asli : Mario Maulana Hazar
Nama Panggung : Mario Maulana
Tempat Tanggal Lahir : Bandar Lampung, 11 Maret 1981
Anak ke : 1 dari 3 bersaudara
Tinggi/Berat Badan: 165 cm/90 kg
Nama Ayah : Hazairianto Bashir
Nama Ibu : Ismi Ari Aziz
Filmografi:
Aktor
  1. Tulalit (2008)
  2. Mupeng (2008)
  3. Ku Tunggu Jandamu (2008)
  4. Asmara Dua Diana (2009)

Pernah dengar cerita tentang orang yang kawin dengan hewan piaraan macam kambing atau monyet? Tanyakan saja kepada Mario Maulana. Cowok yang satu ini konon pernah mengalaminya. Untung saja semuanya itu bukan sungguhan, melainkan sekadar jalan cerita jenaka sebuah iklan serial ...

GARA-GARA KAWIN SAMA MONYET

 
Mario Maulana

Pernah dengar cerita tentang orang yang kawin dengan hewan piaraan macam kambing atau monyet? Tanyakan saja kepada Mario Maulana. Cowok yang satu ini konon pernah mengalaminya. Untung saja semuanya itu bukan sungguhan, melainkan sekadar jalan cerita jenaka sebuah iklan serial dari produk operator seluler.

Agaknya memang sudah suratan jika Mario mendapatkan banyak manfaat dari reklame tersebut. Pasalnya, sosok culun pemuda bertubuh montok ini menancap kuat di benak publik, setidaknya sepanjang tahun 2008 ini. Namun dari semua seri yang ditayangkan, justru penampilannya bersama selebritas beken Luna Mayalah yang paling dibanggakan. ”Kebetulan aku itu terkenal sejak iklan sama Luna Maya. Luna Maya memang lebih dikenal dari aku, jadi ikut nebeng,” demikian komentarnya menanggapi perihal iklan tersebut.
Tentu saja Mario patut merasa gembira. Produk selular tersebut justru yang mendongkrak namanya. Padahal, sebelumnyaberakting di layar kaca bukan hal asing lagi, lebih-lebih bagi mahasiswa jurusan Teater Institut Kesenian Jakarta macam dirinya. ”Itu adalah proses aku. Padahal sebelumnya sudah pernah main di layar kaca. Tapi sejak sama Luna Maya itu aku jadi lebih terkenal dan diajak main film ini,” lanjut Mario. Sungguh jelas jika iklan yang diputar terus-menerus itu sekadar pemicu bagi Mario untuk muncul dalam industri film. Ya, ini hanya soal waktu. Pasalnya, sejumlah aset lain juga sudah dimiliki sebelumnya. Modal pertama adalah sosok fisiksuburnya –maaf- yang menyiratkan aura jenaka, kemudian masih ditambah dengan ilmu akting yang diperolehnya di bangku akademis. Jadi memang bukan aktor karbitan yang coba-coba muncul.
Terbukti kemudian, tawaran bermain dalam film komedi perlahan mendatanginya. Dimulai dari film Tulalit, sebuah produksi dari Maxima Picturesyang menjadi debutnya. Peran yang didapat Mario di sana memang hanya sekadar numpang lewat, namun tak juga buruk untuk sebuah penampilan perdana. Beberapa scene yang menjadi porsinya, salah satunya saat menggoda aktris Shareefa Daanish, setidaknya mulai menyadarkan munculnya si bintang iklan nan jenaka.
Barulah di film berikut yang bertajuk Mupeng, Mario mulai kebagian peran utama. Rupanya ini bagian dari efek iklan yang dimaksud. ”Mas Awi memanggil casting, jadinya saya diajak main,” cerita Mario. Peran anak sulung dari tiga bersaudara ini sebagai seorang mahasiswa. Agak-agak tipikal Warkop memang, lantaran menyuguhkan tiga aktor utama sebagai bahan banyolan. Di sana Mario bermain bareng Dimas Aditya dan Ridzky Mocil. Mereka menjadi trio jomblo tipikal kentang alias kena tanggung dari sisi modal dan tampang.
Di bawah arahan Awi, Mario mengaku memperoleh pengalaman yang menyenangkan. ”Kita enjoy sih. Kalau pemain ada masukan, mas Awi mau mendengar. Jadi bukan tipe yang egois,” demikian Mario. Komentar senada dilontarkannnya lagi ketika konperensi pers film ini akhir bulan lalu, ”Saya merasakan adanya kepuasan tersendiri bekerjasama dengan tim dalam film ini.” tuturnya dengan diplomatis.
Tepat sebelum Mupeng dirilis di bioskop, Mario masih sempat bermain dalam film arahan Findo Purwono yang bertajuk Ku Tunggu Jandamu. Di sana Mario kebagian peran pendukung sebagai tenaga keamanan di sebuah kompleks perumahan mewah. Lumayan bikin degdegan yang melihat saat Mario bermain satu scene dengan bintang panas Cynthiara Alona.
Setelah itu, kolaborasi Mario dengan Awi ternyata masih belum berhenti. Akhirnya, sebuah peran dalam film bergenre drama juga diraihnya. ”Judulnya Asmara Dua Diana, di sana saya jadi supir,” seloroh Mario dengan percaya diri.
Film dengan bintang utama Luna Maya, Aura Kasih dan Jamie Aditya ini sendiri baru akan beredar tahun depan. Dengan genre yang berbeda ini setidaknya membuktikan bahwa Mario tak hanya sekadar bermain dalam film-film yang bergenre komedi. Bahkan, dia mengaku tidak pilih-pilih peran. Kalaupun memang saat ini yang datang selalu peran dalam film komedi, Mario hanya bisa pasrah. ”Mungkin pada dasarnya memang saya suka ngebanyol, lucu, cablak gitu,” komentarnya lagi.
Dan apa kata Awi Suryadi sendiri tentang Mario? ”Pertama lihat dia ya di iklan XL dan saya lihat cukup menjanjikan. Ternyata saat bekerja bareng di Mupeng, dia total banget. Gampang diarahkan,” tutur Awi saat dimintai konfirmasi. Sebagai seorang pemain, lanjut sang sineas, Mario adalah tipikal pemain yang memberikan lebih ketimbang yang diminta. ”Kadang-kadang dia menawarkan: ’kalau begini bagaimana?’, improvisasinya sebagian besar memang oke,” demikian Awi memuji Mario. ”Disuruh apa aja mau,” komentar Awi antusias.
Ke depan genre macam apa yang dimaui Mario? ”Kalau nanti ada tawaran peran yang mengharuskan saya nangis darah, ya boleh juga,” tuturnya dengan penuh harap. Bisa jadi Mario menyebutkan ini sebagai kata lain untuk menggambarkan genre horor. Ya, secara jujur Mario mengakui pernah berperan sebagai hantu saat-saat awal berakting di layar kaca. ”Saya pernah main di serial Kismis alias Kisah Misteri, yang ada Caroline Zachrie itu...,” seloroh Mario mengakhiri ceritanya.
Jadi, begini ceritanya. (bat)
COMPLETE ARCHIVE
 
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON