BIOGRAPHY

Martina Tesela

Nama Lengkap   : Martina Putri Tesela Panjaitan  
Nama Panggilan : Martina
Tempat Tanggal Lahir  : Jakarta 22 April 1991
Pendidikan : SMA Don Bosco Pondok Indah, Jakarta 
Nama Ayah : Alm. Ir. Martimbul Panjaitan 
Nama Ibu : Loristina Pangaribuan
Tinggi / Berat : 168 cm / 48 kg
Hobby : Travelling, membaca, nonton, musik
Film Favorit : Law Abiding Citizen

Filmografy
Rumah Bekas Kuburan (2012)
Loe Gue End (2012)
 


Meskipun masih tergolong aktris pendatang baru, namun Martina Tesela ternyata memiliki ambisi yang sangat besar di dunia seni peran khususnya film. Aktris kelahiran Jakarta 22 April 1991 tersebut mengaku lebih puas berakting dalam sebuah proyek film ketimbang sinetron ataupun FTV. Keseriusan ...

MARTINA TESELA MERASA LEBIH TERPUASKAN DI FILM

 
Martina Tesela
Meskipun masih tergolong aktris pendatang baru, namun Martina Tesela ternyata memiliki ambisi yang sangat besar di dunia seni peran khususnya film. Aktris kelahiran Jakarta 22 April 1991 tersebut mengaku lebih puas berakting dalam sebuah proyek film ketimbang sinetron ataupun FTV.

Keseriusan Martina di dunia akting dibuktikannya dalam proyek film Loe Gue End dimana iya berperan sebagai guru Taman Kanak-Kanak (TK) yang gemar clubing dan mengkonsumsi ekstasi bernama Yosi. Untuk mendalami perannya tersebut, Martina rela keluyuran malam-malam dan singgah ke salah satu tempat 'dugem' ternama di kawasan Kota, Jakarta Pusat, hanya sekedar ingin mengetahui pola hidup kaum hedonis serta dampak narkoba.

Walaupun lingkungan tersebut beresiko, namun Martina rela melakukannya demi menghilangkan rasa takut yang selalu singgah ketika mendapatkan suatu peran. Martina ingin selalu terlihat maksimal dan merasa puas ketika menonton film yang ia bintangi.

"Di film Loe Gue End, aku peranin seorang guru TK pecandu ekstasi. Aku itu nggak suka ketempat begituan karena lebih suka traveling ke tempat yang sepi. Makanya aku observasi ke salah satu club ternama di Kota dan cari referensi dari Youtube," ujar Martina saat ditemui 21cineplex di kawasan Senopati, Jakarta Selatan.

"Aku merasa lebih nyaman di film. Terasa lebih puas aja karena bikinnya kan nggak gampang dan ada proses tentang peran yang bakal dimainin. Kalau udah jadi, puas aja liat hasilnya. Kalau bukan film, aku agak gimana gitu, ya kurang puas aja," tambahnya.

Seperti diketahui, Loe Gue End bukanlah film perdana Martina. Sebelumnya ia sempat membintangi Rumah Bekas Kuburan dan namanya kian melejit sejak saat itu. Sebagai aktris pendatang baru, perempuan berdarah Batak ini memang belum mau untuk pilih-pilih genre film selama itu tidak berkonotasi layar lebar 'esek-esek'.

Martina hanya membatasi diri untuk tidak mau menerima tawaran film yang mewajibkannya tampil 'buka-bukaan' karena ia ingin sesuatu yang lebih dari itu. Martina berharap dirinya bisa selalu terlibat dalam film yang diangkat dari kisah nyata atau yang memiliki pesan positif bagi para penonton.

"Aku memang nggak berani buka-bukaan apapun jenis filmnya. Mau itu horor atau bukan aku nggak akan mau sih. Aku itu selalu tertarik dengan film yang diangkat dari kehidupan nyata dan ada pesan moralnya serta bisa dinikmati oleh semua orang," lanjut wanita penyuka grup band Cold Play itu.

Ketika disinggung peran apa yang ingin dimainkannya saat ini, Martina menjawab, "Aku lagi incar peran orang gila gitu sih, orang stres atau psikopat. Pengen menantang diri aja sih. Di film itu aku mencari ilmu aktingnya sih. Setiap peran yang aku terima itu selalu susah dan stres takut nggak bisa tampili yang sempurna aja sih, tapi kalau sudah selesai enak aja gitu liatnya." pungkas Martina.

Film terbaru Martina Tesela yang berjudul Loe Gue End, merupakan sebuah kisah nyata yang dialami penulis novel Zara Zettira yang diangkat menjadi novel dan diubah ke format layar lebar dengan judul yang sama. Penjualan novel Loe Gue End bisa dibilang cukup fantastis, dalam kurun waktu 4 bulan, karangan Zara itu berhasil mencapai angka penjualan diatas 60 ribu kopi. Loe Gue End mengisahkan potret realita pergaulan bebas anak muda dari kalangan atas yang lekat dengan miras, narkoba, dan seks bebas. Kesulitan untuk melepaskan diri dari cengkeraman narkoba inilah yang lebih ditonjolkan dalam film yang disutradarai Awi Suryadi tersebut.

Penasaran dengan kualitas akting Martina Tesela? saksikan film Loe Gue End yang turut dibintangi oleh Dimas Beck, Dion Wiyoko, Claudia Hidayat, Tracy Shuckleford, Manohara, Amanda Soekasah, Kelly Tan, dan Nadine Alexandra, pada tanggal 1 November 2012. (ALIT)
COMPLETE ARCHIVE
 
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON