BIOGRAPHY

Mike Lucock

 

Biodata:
Nama                                       : Mike Lucock
Tempat, Tanggal Lahir         : Jakarta, 19 Oktober 1986
Anak ke                                    : 3 dari 3 bersaudara
Nama Ayah                              : David Lucock
Nama Ibu                                 : Iece Mulyawati
Hobi                                           : Olahraga, nonton film 
 
Filmografi:
Aktor:
  1. Virgin (Ketika Keperawanan Dipertanyakan)(2004)
  2. Detik Terakhir (2005)
  3. I Love You, Om (2006)
  4. Nagabonar Jadi 2 (2007)
  5. Mupeng (2008)
  6. Cintaku Selamanya (2008)
  7. Pencarian Terakhir (2008)
  8. Macabre (2009)

Dua sejoli itu sedang berkencan sungguh asyiknya di rumah sang cewek. Saking panasnya, sang cowok sampai mengeluarkan sebuah alat kontrasepsi terbuat dari karet. Tak disangka, tiba-tiba anggota keluarga si cewek datang. Adik sang cewek melihat kondom yang tergeletak di atas ...

MIKE LUCOCK, BANGGA MENJADI WNI

 
Mike Lucock

Dua sejoli itu sedang berkencan sungguh asyiknya di rumah sang cewek. Saking panasnya, sang cowok sampai mengeluarkan sebuah alat kontrasepsi terbuat dari karet. Tak disangka, tiba-tiba anggota keluarga si cewek datang. Adik sang cewek melihat kondom yang tergeletak di atas meja itu dan segera bertanya,”Apa itu?” Sang cowok menjawab permen karet sambil gelagapan. Untuk membuktikannya, diapun segera membuka bungkus kondom itu dan mengunyahnya. 

Adegan konyol di atas terjadi dalam film komedi Mupeng. Sebuah film anyar di akhir Oktober 2008 dimainkan oleh aktor muda yang juga VJ MTV Mike Lucock, dulu sempat dikenal sebagai Mike Muliadro. ”Nama Lucock dipakai untuk menghormati ayah saya,” terang aktor yang baru saja merayakan hari lahirnya yang ke-22 ini.
 
Ada cerita menarik di balik pilihannya terhadap nama belakangnya itu. Terlahir dengan nama Richard Michael Lucock, dari ayah warga Selandia Baru dan ibu berdarah Priangan. Menurut peraturan lama, otomatis Mike adalah WNA. Lantaran merasa lebih at home dan justru malah bangga menjadi WNI, dia bersama sang ibu merintis jalan penuh liku. Setelah berhasil, Mike malah membuang nama Muliadro dan menggantinya dengan Lucock. ”Mike Muliadro itu stage name aja biar keren,” selorohnya sembari tertawa.
 
Seperti apa kiprah Mike di layar lebar? Nyatanya peran yang diterima selama ini lumayan beragam. Kalau di Mupeng menjadi mahasiswa playboy yang sok tahu, sementara di Nagabonar Jadi 2 malah beda jauh. Di sana dia menjadi kolega dari Bonaga (Tora Sudiro), sang pemeran utama. Film komedi nan cerdas ini menempatkan Mike sebagai salah seorang eksekutif yang kudu lincah dalam berbisnis.
 
Debut Mike di dunia hiburan diawali sejak masih mengenakan seragam sekolah, sekitar tahun 2003. ”Waktu itu saya lagi latihan fitness, terus ada yang nyamperin. Dia ngajakin untuk main film,” cerita pemuda yang logatnya kerap kebule-bulean ini mengenang masa lalunya. Tanpa pikir panjang Mike setuju saja. Setelah itu diapun segera bergabung dalam film yang bertajuk Virgin (Ketika Keperawanan Dipertanyakan) tersebut.  
 
Memang, peran untuknya bukanlah peran utama. Namun sosok yang dimainkannya cukup khas dan akan selalu diingat orang, yakni sebagai cowok barang taruhan dari dua orang gadis di sebuah tempat dugem. Lucu juga. Dan tatkala salah satu cewek itu berhasil memenangkan Mike, eh lagi-lagi peristiwa konyol terjadi lagi.
 
Ternyata apapun peran yang diterima cowok yang mengaku berdarah Selandia Baru ini menurutnya bukan lagi persoalan. Maklumlah, sejak duduk di bangku sekolah menengah dia sudah aktif di teater. ”Kadang akting, kadang di belakang layar juga menulis skrip,” selorohnya lagi. Belakangan, film yang menjadi debut Mike itu sukses di pasaran. ”Ya, senang juga. Kan bisa jadi batu loncatan untuk main di film berikutnya,” ujarnya sambil tersenyum.
 
Benar saja. Tawaran untuk bergabung dalam berbagai film perlahan-lahan mulai berdatangan. Setidaknya, Mike ikutan satu judul dalam setahun, macam Detik Terakhir atau I Love You, Om. Namun yang membuat perasaan Mike amat berbunga-bunga terjadi saat diajak bermain oleh rumah produksi Demi Gisela Citra Sinema pada pertengahan tahun 2006. Ya, ini adalah institusi milik sineas Deddy Mizwar yang akan membesut sebuah proyek akbar, yakni sequel dari film legendaris Nagabonar.
 
”Alhamdulillah senang, bisa dapat masukan banyak dari pak haji,” demikian anak bungsu dari tiga bersaudara ini melukiskan perasaannya. Dia mengaku banyak hal yang bisa diperoleh saat bekerjasama dengan aktor senior macam Deddy Mizwar. Salah satunya adalah ilmu dalam seni peran serta menulis naskah. Tentu saja Mike merasakan kesenangan yang berlipat ganda saat diketahuinya film itu ditonton hingga lebih dari sejuta orang. Diapun hanya tersenyum saat ditanyakan soal ini.
 
Saat ini Mike mengaku suka hampir semua genre film. ”Saya engga fanatik pada satu genre,” demikian komentarnya. Maka tatkala tawaran tampil dalam film yang membuat jantung berdetak kencang itu, diapun tak menampik. Itu dibuktikannya dengan berakting total dalam sebuah film pendek karya sutradara The Mo Brothers alias duet Kimo Stambul dan Timothy Tjahyanto bertajuk Dara. Mike harus merelakan bulu yang tumbuh di dadanya dibabat habis untuk keperluan syuting film indie tersebut. ”Aku babat habis semua bulu yang tumbuh di dada," ungkapnya suatu kali.
 
Kini, bersama duet The Mo Brothers pula Mike kembali akan memperlihatkan kemampuan aktingnya. Pasalnya, film pendek itu akan dibuat versi panjangnya dengan tajuk Macabre. So pasti akting Mike bakal dieksplorasi habis-habisan di sana. Mereka yang sudah pernah menyaksikan film Dara pasti bakal merinding, apalagi nanti kalau sudah jadi Macabre.  
 
Namun penonton agaknya kudu bersabar dulu, lantaran film thriller itu masih akan beredar tahun depan. Kini nikmati saja kiprah Mike bermain dalam sebuah film komedi. Peran seorang cowok playboy akan dimainkannya dalam Cintaku Selamanya. Film arahan sutradara Thomas Nawilis ini akan dirilis di ujung bulan Oktober 2008. Ah, jadi penasaran. (bat)
COMPLETE ARCHIVE
 
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON