BIOGRAPHY

Oka Antara

Nama Lengkap : Oka Wisnupada Antara
Nama Panggilan : Oka Antara
Tempat Tanggal Lahir : Jakarta, 8 Juli 1981
Nama Ayah : Wayan Alit Antara
Nama Ibu : Sri Ambarsih
Nama Istri : Rara Wiritanaya
Hobby : Basket, Musik, Baca



Filmografi:

  • Gue Kapok Jatuh Cinta (2006)
  • Dunia Mereka (2006)
  • Hantu (2007)
  • Ayat-Ayat Cinta (2008)
  • The Shaman (2008)
  • Perempuan Berkalung Sorban (2009)
  • Queen Bee (2009)
  • Hari Untuk Amanda (2009)



Mencoba semua bidang. Prinsip itulah yang diterapkan oleh Oka Antara. Mulai dari basket, musik, presenter, hingga perbankan pernah dicobanya. Oka yang selalu merasa salah ambil jurusan ini ternyata hanya mampu bertahan setahun sebagai karyawan di salah satu bank swasta. Kemudian ...

OKA ANTARA, INGIN MENJADI LEBIH TIMUR

 
Oka Antara

Mencoba semua bidang. Prinsip itulah yang diterapkan oleh Oka Antara. Mulai dari basket, musik, presenter, hingga perbankan pernah dicobanya. Oka yang selalu merasa salah ambil jurusan ini ternyata hanya mampu bertahan setahun sebagai karyawan di salah satu bank swasta. Kemudian ia banting setir ke dunia hiburan dan menjadi seorang aktor.

Tawaran main film pertama datang dari tangan seorang Thomas Nawilis. Tertarik dengan kemampuan Oka dalam mengaransemen lagu, Thomas juga menawari Oka untuk mengisi soundtrack film perdananya berjudul Gue Kapok Jatuh Cinta. Jadilah cowok yang hoby mengulik-ulik NERD dan Neptune ini, berduet dengan artis Sabria Kono membawakan single “So Special” yang cukup populer di blantika musik tanah air.


Publik pun lebih mengenalnya sebagai Oka si rapper. Namun image barunya ini tidak menjadikan Oka keluar jalur, ia tetap menjadikan akting sebagai haluan utamanya. Padahal suami dari artis Rara Wiritanaya ini mengakui kalau sebenarnya ia lebih penasaran menjadi seorang presenter dibandingkan jadi seorang aktor.

“Aku pengen banget coba jadi presenter, pernah coba sih cuma nggak pernah lama dan nggak pernah bagus hahahaha…. Kenapa aku nggak pernah merasa bagus? Karena ketika aku main film kan nggak ada hubungannya dengan presenting tuh, tapi ketika aku harus press conference atau premiere kan bicara didepan umum, pasti nggak pede. Kalau selama akting aku merasa sudah dapat ilmunya tapi ketika aku kerja sebagai presenter aku nggak pernah dapat ilmunya jadi aku masih penasaran, nggak tahu kenapa pedeku memang susah banget untuk dinaikkan."


Sering merasa tidak pede, cowok yang pernah jadi host salah satu radio swasta di Jakarta ini lebih menyukai berada di belakang layar. Menjadi arranger musik ataupun berusaha mewujudkan obsesinya menjadi seorang film maker yang memproduksi film-film bergenre sosio-historis, sosio-cultural ataupun sosio-ekonomis. “Aku ingin produce film sendiri, jujur aku suka film serius, bukannya aku anti sama yang lain, kayak aku pergi beli DVD bajakan misalnya hahahaha…. Aku nggak akan cari film Jim Carey atau Ben Stiller tapi aku akan cari film-film seperti Lands for Lambs, Goodnight and Goodluck, Wallstreet, pokoknya film-film yang nggak hanya harus mikir sih tapi lebih menceritakan tentang sesuatu. Film-film seperti Joan of Arc, Angels and Demonds dan The Da vinci Codelah tepatnya. "


Cowok yang mengaku kutu buku ini juga punya keinginan luhur untuk mengupgrade sisi dirinya agar lebih peka, baik dengan lingkungan, negara, adat-istiadat dan juga budayanya.

“Terus terang aku agak malu dengan keluargaku, karena keluarga aku mulai dari bokap, kakak, tuh sangat mencintai asalnya yaitu Bali. Jadi kalau ditanya sisi apa yang ingin diupgrade? Aku ingin sekali menghilangkan ketergantungan dan kesukaan sama hal-hal yang berbau barat. Jujur aku respect sama orang-orang kayak Garin Nugroho yang concern di budaya, Hanung Bramantyo yang bergelut di religi dan Riri Riza dengan issue kemanusiaannya. Aku merasa punya pilihan untuk kayak mereka karena kita tuh orang Indonesia, jadi tunjukkanlah…!"(Ind)

COMPLETE ARCHIVE
 
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON