BIOGRAPHY

Petra Sihombing

Nama Lengkap : Petra Joshua Sihombing
Nama Panggilan : Petra
Tempat/Tanggal Lahir :  Jakarta, 10 April 1992
Nama Ayah : Franky Sihombing
Nama Ibu : Nova Sihombing
Anak ke : 1 dari 3 bersaudara
Hobby : Nyanyi
Film Favorit : Up, The Raid
Pendidikan Terakhir : Komposisi Musik di Institut Musik Indonesia (IMI).

* Love in Perth (2010)
* Hasduk Berpola (2013)

Petra Sihombing memang telah sukses dikenal sebagai salah satu solois yang sedang digandrungi para remaja saat ini. Namun kecintaannya terhadap dunia seni ternyata mulai terus merembet ke wilayah akting dan berhasil terlibat di proyek layar lebar. Debut film Petra dimulai ...

DUNIA FILM TELAH MELEBIHI IMPIAN PETRA SIHOMBING

 
Petra Sihombing
Petra Sihombing memang telah sukses dikenal sebagai salah satu solois yang sedang digandrungi para remaja saat ini. Namun kecintaannya terhadap dunia seni ternyata mulai terus merembet ke wilayah akting dan berhasil terlibat di proyek layar lebar. Debut film Petra dimulai pada tahun 2010 lewat layar lebar yang berjudul Love in Perth.

Di film garapan sutradara Findo Purwono HW itu, Petra bukanlah satu-satunya penyanyi yang ikut berakting di dalamnya. Oleh sebab itulah cowok kelahiran Jakarta, 10 April 1992 ini memutuskan menghadapi tantangan untuk berakting di depan kamera.

"Film pertama gue anggap sebagai tantangan karena pemain lainnya juga berprofesi sebagai penyanyi. Setelah itu akhirnya gue kaya nemuin serunya aja di film. Jujur gue nggak pernah mimpi jadi aktor ataupun vokalis, padahal gue dari dulu ingin jadi drumer. Nggak kepikiran aja, menurut gue ini mimpi yang melebihi mimpi-mimpi gue sebelumnya," ucap Petra saat ditemui Cinema 21 di FX, Senayan, Jakarta Selatan.

Setelah menjalani debutnya di film Love in Perth, Petra sempat enggan kembali ke dunia akting. Tapi setelah memahami ada dampak positif dari sebuah film yang digarap secara 'serius', cowok yang masih kuliah di Institut Musik Indonesia (IMI) ini seakan tergoda untuk menjalani karirnya di dunia seni peran. Kali ini Petra terlibat dalam sebuah film drama keluarga yang berjudul Hasduk Berpola.

Sang sutradara Harris Nizam, diakui Petra telah sukses menghasutnya dengan kekuatan naskah dan pesan positif yang terkandung didalamnya. Seperti diketahui, Harris adalah sutradara muda yang sukses lewat film Surat Kecil untuk Tuhan (2011) yang mencoba memasangkan Petra dengan para seniman senior di Hasduk Berpola seperti Idris Sardi dan Iga Marwani.

"Gue sampai saat ini masih memilih-milih peran dan cerita yang dianggap bagus untuk film. Kalau film itu dapat memberikan dampak positif dan angkat karir gue sebagai musisi ya pasti akan gue terima," ucap Petra.

Ketika disinggung apa yang menjadi pilihannya diantara musik dan film, Petra menjawab, "Gue itu orangnya per project. Kalau lagi fokus di satu bidang ya pasti gue akan fokus disitu aja. Tawaran film Hasduk Berpola ini kebetulan  datang diantara album pertama dan kedua yang memang gap-nya agak jauh hampir 3 tahun. Oleh sebab itu gue isi gap itu dengan main film. Kalau ditanya harus pilih musik atau film ya gue harus pilih musik karena itu mimpi gue yang saat ini masih banyak yang belum tercapai. Kalau film bisa diselipin diantara musik ya gue akan jalanin."

Setelah Hasduk Berpola, Petra ternyata tetap meneruskan karirnya di dunia akting. Ia diketahui baru saja merampungkan proses produksi film terbaru yang berjudul Cahaya Kecil, dimana di layar lebar tersebut ia merasa terpuaskan dengan karakter yang dilakoninya.

"Gue sebenarnya nggak pernah kepikiran mau main di film genre apa atau karakter apa. Yang jelas karakter yang gue mainin harus bertolak belakang dari kepribadian gue aja,  dan itu telah gue capai di film ketiga. Disana karakter gue jadi pemarah. Selebihnya gue nggak bisa cerita karena masih tahap awal banget," tutupnya. (Alit)
COMPLETE ARCHIVE
 
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON

 
www.vidfor.me