
“Pengen cari duit” Itulah alasan polos yang meluncur dari mulut Poppy Sovia ketika kami tanya awal keterlibatannya di dunia hiburan. Bintang yang melejit lewat perannya sebagai Shannaz di film Mengejar Mas-Mas arahan Rudi Soedjarwo ini, dulunya sama sekali tidak pernah berpikir untuk menjadi seorang aktris. Sejak kelas 2 SMA Poppy sibuk bermain musik bersama band “million” yang beraliran alternatif. Kegiatannya bersama band cewek asal Tangerang dimana ia kebagian membetot bass ini mulai terganggu ketika akhir tahun 2004 ia terjun menjadi bintang iklan dan kemudian merambah ke FTV. Sampai akhirnya Poppy memutuskan untuk hengkang dari band tersebut dan fokus ke dunia seni peran. Sayangnya Poppy juga terpaksa harus meninggalkan bangku kuliah demi totalitasnya dibidang seni peran tersebut.
Telah membintangi 7 judul film layar lebar lantas tidak membuat Poppy cepat merasa puas. Jika tidak sedang syuting, Poppy tidak segan-segan datang ke kantor manajemennya hanya sekedar untuk ikut kelas akting, mengevaluasi aktingnya dalam film ataupun ikut ke lokasi syuting untuk belajar dan juga bantu-bantu sebagai cameo, ekstra’s, maupun sebagai talent coordinator seperti yang dilakukannya saat syuting film Kalau Cinta Jangan Cengeng.
Cewek yang senang berpenampilan casual ini, ingin sekali kebagian peran-peran yang menantang seperti peran yang dilakoni Ardhina Wirasti di 3 Hari Untuk Selamanya ataupun peran Ibu Muslimah yang dimainkan Cut Mini dalam Laskar Pelangi. Beruntung di film terbarunya Benci Disko ia kebagian peran yang cukup unik sebagai Harti, gadis Jogja, adiknya Harim (Tora Sudiro) dan Setiawan (Vincent). Poppy merasa senang bisa kembali satu frame bersama Tora dan Vincent selain karena keduanya adalah jagoan-jagoan komedi, mereka juga konon adalah aktor-aktor pujaan ibunya.
Dulu memang uang yang menjadi alasannya terjun ke dunia akting, tapi sekarang goal tersebut sudah jauh bergeser. Tidak sekedar hanya untuk cari uang dan ketenaran tapi ia ingin mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dari dunia ini untuk mendalami karakter dirinya sendiri. Poppy juga mengaku pengalaman didunia aktinglah yang menempanya dari seorang yang meledak-ledak dalam soal emosi menjadi Poppy yang lebih dewasa.
Lucunya lagi, cewek yang mengaku senang mejadi pengamat tingkah laku orang-orang disekitarnya ini mempunyai quote yang sangat unik. “Quote aku tiap tahun berubah! Kebetulan quote tahun ini baru ketemu 2 minggu lalu. Dari tetanggaku, seorang anak kecil yang mengatakan bahwa ".. ke atas itu kan terbang!" Jadilah menurut aku kalau ke atas itu ya nggak berdiri, atau naik tangga, ke atas itu ya terbang!” (ind)
| Nama | : | Poppy Sovia Subhianty |
| Tempat, Tanggal Lahir | : | Sukabumi, 23 September 1984 |
| Anak ke | : | 1 dari 2 bersaudara |
| Tinggi Badan/Berat Badan | : | 167 cm / 45 kg |
| Hobby | : | Nonton, Musik |
Filmografi:
- Mengejar Mas Mas (2007)
- The Butterfly (2008)
- Otomatis Romantis (2008)
- Barbie (2008)
- Si Jago Merah (2008)
- Kalau Cinta Jangan Cengeng (2009)
- Benci Disko (2009)









Laura Basuki : Image Lebih Mahal Daripada Uang
Grace JC. Setiawan : Dokter Akting
Anita Hara : Suka Tantangan
Reynavenzka : Tidak Mau Ditindas Lelaki
Aurellie Moeremans : Lari Sambil Menutup Mata
Samuel Zylgwyn : Masih Harus Belajar
Imelda Therine : Pemakan Manusia Yang Takut Darah
Gina S. Noer : Membaca Putu Wijaya Di Kelas 4 SD
Fanny Fabriana : Ingin Jadi Orang Jahat
Reza Rahardian : Akhirnya Raih FFI
Desta: Ingin Main Film Joko Anwar
Alex Abbad: Dari Dubber Sampai Furniture
Rendi Ahmad : Ingin Seperti Ariel Peterpan
Oxcel: Rizal Mantovani Keren
Jenny Cortez : Ingin Stripping
Raihaanun Soeriaatmadja : Kembali Akting Karena Komedi
Ananda Omesh : Mendapat Gelar Otak Mesum
Coralie Gerard : Susah Berbahasa Indonesia Di Toilet
Reza Pahlevi : Bukan Aktor Ecek-Ecek
Maudy Ayunda : Memilih Sekolah Daripada Akting