BIOGRAPHY

Rifky Balweel

Data Pribadi :

Nama Lengkap                         : Rifky Balweel
Nama Panggilan                        : Rifky
Tanggal Lahir                : 27 Maret 1990
Nama Ayah                              : Abdul Kadir
Nama Ibu                                 : Hasmi Sukarti
Anak ke                                   : 2 dari 3 bersaudara
Hobby                         : Komputer dan Basket
 
Iklan :
  • Mc Donald 9th anniversary (2002)
  • Ciptadent (2003)
  • Kecap Bango (2004)
  • Energen sereal (2005)
  • Pop Ice (2005)
  • Milo (2005)
 
Filmografi
 
Sinetron :
 
Layar Lebar :
  • Inikah Rasanya Cinta (2005)
  • The Wall (2007)
  • Terowongan Rumah Sakit (2009)

Tidak banyak yang dapat Bimo lakukan ketika melihat kekasihnya terkena penyakit asma yang tak kunjung sembuh. Hingga suatu saat Bimo mengetahui kalau sesak nafas yang kerap diderita kekasihnya Dinar, disebabkan oleh sesosok makhluk halus yang kerap mendekap dan menindih tubuh ...

RIFKY BALWEEL HARAPKAN FILM JALAN BARENG SINETRON

 
Rifky Balweel

Tidak banyak yang dapat Bimo lakukan ketika melihat kekasihnya terkena penyakit asma yang tak kunjung sembuh. Hingga suatu saat Bimo mengetahui kalau sesak nafas yang kerap diderita kekasihnya Dinar, disebabkan oleh sesosok makhluk halus yang kerap mendekap dan menindih tubuh Dinar. Alhasil Bimo yang tidak ingin menambah penderitaan sang kekasih, hanya bisa diam dan tidak memberitahu apa yang dilihatnya kepada sang kekasih. Begitulah sepenggal kisah yang dilakoni Rifky Balweel dalam film horor terbarunya yang berjudul Terowongan Rumah Sakit

Meski berperan dalam film horor, namun dalam film arahan Helfi Kardit tersebut Rifky lebih banyak berperan untuk menampilkan sisi romantisme percintaan remaja yang menjadi bumbu di dalam film tersebut. Wah jadi pelengkap aja dong ya?”Ngga masalah sih, karena buat gue peran gue dominan atau ngga yang penting gue bermain total,” tutur Rifky.
 
Dijelaskan oleh Rifky, dirinya bahkan lebih suka dengan perannya yang sedikit dibanding harus berperan banyak. Karena baginya ia akan merasa lebih total ketika harus melakukan adegan yang tidak terlalu banyak.”Kalau sedikit kan banyak istirahatnya, jadi bisa mikirin untuk adegan yang bakal dijalanin,” jelas Rifky.”Kalau banyak bukan berarti engga bisa, tapi harus lebih butuh pendalaman yang baik,” terang pria kelahiran 27 Maret 1990 ini.
 
Dunia akting memang bukanlah barang baru bagi anak kedua pasangan Abdul Kadir dan Hasmi Sukarti. Awalnya Rifky lebih banyak berperan di dunia layar kaca, bahkan film layar lebar pertamanya sendiri merupakan pengembangan dari sinetron yang membesarkan namanya, Inikah Rasanya.
 
Namun jauh sebelum dirinya masuk ke dunia sinetron, Rifky terlebih dahulu berkiprah di dunia iklan. Iklan pertamanya adalah sebuah iklan makanan cepat saji pada tahun 2002. Adalah seorang saudara dari Rifky yang sebelumnya sudah terlebih dahulu berkiprah yang membawa Rifky masuk ke dunia iklan.”Pertama gue diajakin saudara gue, dia memang udah duluan terjun disitu,” ujar Rifky.
 
Akhirnya Rifky mulai mengikuti berbagai casting iklan, dan terbukti tidak hanya iklan makanan cepat saji itu saja yang berhasil ia dapatkan, beberapa iklan lainnya seperti snack, minuman kesehatan hingga iklan mesin cuci.”Yah lumayan lah ada 10 iklan gitu, ada Chitato, Jet-Z, Ciptadent, Kecap Bango, sama Milo dengan beberapa versi,” cerita Rifky.        
 
Saat itu ketertarikan Rifky memang hanya terbatas dalam dunia iklan, karena dirinya memang tidak tertarik dengan dunia sinetron. Namun hal tersebut berubah ketika ia diajak oleh salah satu temannya yang lagi-lagi sudah terjun terlebih dahulu ke dunia sinetron. Ia mengajak Rifky untuk juga mencoba bermain ke dunia akting layar kaca.
 
”Gue diajakin sama salah satu temen gue yang udah duluan main sinetron, ternyata pas gue tahu honornya, baru berasa enak tuh main sinetron,” cerita Rifky lagi. Dan sungguh beruntung bagi Rifky, ia langsung mendapatkan sebuah sinetron yang terbilang sukses.”Sinetron pertama gue langsung sinetron Inikah Rasanya, dan alhamdulillah sinetron itu diterima baik sama penonton dan umurnya juga panjang, sekitar 2,5 – 3 tahun,” kisah Rifky. ”Dan alhamdulillah sinetron itu membuka jalan gue banget,” lanjut pria berkaca mata ini.
 
Berkat kesuksesan di sinetron itu pula akhirnya membawa Rifky terjun ke layar lebar untuk pertama kali. Dan tidak jauh-jauh, film layar lebar pertamanya adalah sinetron Inikah Rasanya yang dirasa sukses kemudian dibuatkan versi layar lebarnya.
 
”Film itu sekitar tahun 2005, dan gue ngga terlalu ngerasain perbedaan yang besar banget antara sinetron dan layar lebar, karena treatmentnya hampir sama,” cerita Rifky.”Mungkin pemainnya aja yang ditambahin pemain layar lebar seperti Fedi Nuril dan Rianti,” jelas Rifky.
 
Namun karir layar lebar Rifky memang tidak sebanyak karirnya di dunia layar kaca, pasalnya baru dua tahun kemudian Rifky kembali berakting di film layar lebar lewat sebuah film produksi Lupus Entertainment berjudul The Wall.”Waktu itu gue casting dulu kok,” cerita Rifky.”Tapi gue agak menyayangkan adanya perubahan cerita pas di lokasi, padahal gue udah seneng banget sama cerita awalnya,” kisah Rifky yang mengaku cita-cita awalnya adalah menjadi seorang pilot.
 
Pasca perannya di film The Wall, baru dua tahun kemudian tepatnya di tahun 2009 Rifky kembali bermain dalam film layar lebar berjudul Terowongan Rumah Sakit.”Seru banget filmnya, karena bang Helfi ngarahinnya itu detail banget, dan gue total banget di film ini,” jelas Rifky yang memiliki hobi main komputer dan basket ini.  
 
Dan setelah apa yang ia dapatkan selama ini, Rifky mengaku tetap akan menjalankan kiprahnya di dunia akting. Lalu apakah ia akan lebih memilih sinetron atau layar lebar nantinya?”Dijalanin berbarengan aja, selama dua-duanya masih bisa kenapa ngga,” jelas Rifky.(ajo)
COMPLETE ARCHIVE
 
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON