BIOGRAPHY

Whulandary Herman

Nama Lengkap : Whulandary Herman
Nama Panggilan : Whulan
Tempat/Tanggal Lahir : Padang Panjang, 26 Juni 1989
Tinggi/Berat : 177cm/55kg
Nama Ayah  : Herman
Nama Ibu  : Yetti Marsanti
Film Favorit : Sweet November (2001)
Aktor Favorit  : Robert Deniro
Hobi : Menulis Puisi, Travelling, Memasak

Filmografi: 

Bidadari Terakhir (2015)

THE STAR: WHULANDARY HERMAN

 
Whulandary Herman
Memutuskan untuk masuk ke dunia baru dan banting stir dari yang digeluti sebelumnya memang tidak mudah bagi sebagian orang. Terkadang tekad bulat dan keinginan yang kuat untuk pindah tak serta merta dibarengi dengan kesempatan yang diharapkan. Inilah yang dirasakan oleh Puteri Indonesia 2013, Whulandary Herman kala terjun ke dunia akting. 
 
Di awal karirnya di dunia seni peran, Whulan mendapatkan lakon sebagai Eva yang notabene adalah seorang PSK di film terbaru dari Imagine dan Ganesha Pictures yang berjudul Bidadari Terakhir. Finalis Miss Universe 2013 ini mengaku cukup berat untuk menerima tawaran tersebut.  Namun, karena faktor cerita film yang diangkat dari kisah nyata, Whulan akhirnya bersedia.
 
"Awalnya aku ditawarin sama PH (Imagine dan Ganesha Pictures), dibilang ada bikin film Bidadari Terakhir. Terus dia bilang, 'boleh nggak kamu baca bukunya dulu?, mungkin kamu tertarik', gitu. Lalu aku dikirimin bukunya, abis itu aku bilang, 'aku boleh nggak liat skenarionya?'. Abis itu dikirimin skenarionya, akhirnya kita ketemu, and then deal," ujarnya kala wawacara ekslusif dengan tim 21cineplex.com di Cibubur.
 
"Tadinya agak berat sih, karena kan dari Puteri Indonesia tiba-tiba dengan karakter (Eva seorang PSK) ini benar-benar bertolak belakang, gitu. Jadi, yang aku tertarik karena ini ceritanya true story dan kalau aku liat di Kaskus segala macem, orang tuh (banyak) menceritakan tentang si Eva ini, dan mungkin ini tantangan buat pemain baru kayak aku. Ini kesempatan yang it's ok kalau aku ambil," lanjut Whulan. 
 
Bahkan, Whulan juga mengungkapkan, keraguannya itu mempertimbangkan pula masalah reaksi Yayasan Puteri Indonesia nantinya jika akhirnya ia benar-benar menerimanya. "Aku sempet on off (ragu), aku nggak mau, nanti Puteri Indonesia ribet yayasannya. Butuh waktu dua bulan untuk aku bilang ok deh, let's do it," ungkapnya.  
 
Selain itu, faktor keluarga juga menjadi pertimbangan besar Whulan untuk bermain di Bidadari Terakhir. Terlebih Whulan mengungkapkan kalau sang Nenek tidak terlalu menyukai perannya sebagai PSK. Beruntung, sang ibunda tercinta tetap mendukungnya untuk bergabung di film yang disutradarai oleh Awi Suryadi itu. Sehingga ia mantap dengan keputusannya tersebut. 
 
"Kalau nyokapku ngedukung ya, karena dia baca juga bukunya. Kalau nenek sih nggak, nggak begitu, karena menurut dia slogannya nggak lucu. PSk itu menurut dia nggak cool. Tapi kalau mamaku bilang it's ok, karena peran itu kan orang nggak liat sosok Whulandary yang Puteri Indonesia, orang liatnya si Eva," jelas Whulan. 
 
Kemudian ia menambahkan, "Mungkin karena aku orang Minang juga, background keluarga juga, dan karakternya itu kan yang PSK," imbuhnya. 
 
Untuk itu, kedepannya Whulan akan lebih selektif dalam menerima tawaran film. Ia tidak mau dicap sebagai aktris yang spesialis memerankan tokoh seperti Eva nantinya. Hal itu terbukti dengan dirinya belum lama ini menolak untuk bermain dalam sebuah film dengan peran atau karakter yang mirip dengan Eva. 
 
"Udah ada (tawaran film lain), tapi malah mirip juga karakternya sama itu (Bidadari Terakhir). Jadi aku nggak mau, karena kan jadi sama banget. Jadinya nanti tercapnya (karakter) itu," tegas Whulan. 
 
Bermain film memang sudah menjadi target Whulan untuk karir selanjutnya. Untuk mewujudkannya, ia pun rela tak lagi melanjutkan pekerjaannya sebagai host di salah satu acara di stasiun televisi swasta. Bak gayung bersambut, keinginannya untuk terjun ke dunia film bertepatan dengan habis kontraknya dengan acara tersebut. Dengan begitu ia bisa lebih leluasa meniti karir di dunia akting. 
 
"Memang aku mau main film sih, karena kan dari awal abis Puteri Indonesia, aku di Insert dulu setahun, Insert pagi. Abis itu aku pengen main film. Kalau (lanjut) di Insert memang susah, dia live, aku nggak bisa cuti-cuti kayak gini, nggak mungkin, karena harus stand by di Jakarta. Abis itu aku bilang, aku pengen syuting film dulu tahun depan. Pas banget kontrak habis, aku langsung main film, memang targetnya itu," pungkasnya. 
 
Penasaran seperti apa penampilan perdana Whulandary Herman sebagai aktris? Saksikan aksi Whulandary Herman bersama Maxime Bouttier, Julian, Mey, dan banyak aktor-aktris muda lainnya dalam film Bidadari Terakhir yang akan tayang di Cinema XXI mulai 10 September 2015. 
COMPLETE ARCHIVE
 

NOW PLAYING

 


 
 
 

COMING SOON