LATEST Slowmotion
- Tiga Aktor Senior Hollywood Siap Bintangi Film Stand Up Guys
03 Feb '12
- Aktor Senior Him Damsyik Meninggal Dunia
03 Feb '12
- Russell Crowe Dilirik Sutradara Noah dan Robocop
02 Feb '12
- Tom Cruise Terpilih untuk Bacakan Pemenang Academy Awards 2012
02 Feb '12
- Rilis Film Rumah Bekas Kuburan, Julia Perez Gelar Ritual
02 Feb '12
Press Screening Film Merah Putih: Bukan Hanya Adegan Perang
Tanggal 3 Agustus 2009 kemarin, Margate House dan Media Desa mengadakan press screening untuk Film Merah Putih. Selain wartawan, hadir pula para pendukung Film Merah Putih yaitu Lukman Sardi, Darius Sinathrya, Donny Alamsyah, Zumi Zola, T. Rifnu Wisnu, Rahayu Saraswati, ...
04 Agustus 2009
Posted By:
Erfanintya M. P.
Tanggal 3 Agustus 2009 kemarin, Margate House dan Media Desa mengadakan press screening untuk Film Merah Putih. Selain wartawan, hadir pula para pendukung Film Merah Putih yaitu Lukman Sardi, Darius Sinathrya, Donny Alamsyah, Zumi Zola, T. Rifnu Wisnu, Rahayu Saraswati, dan Astri Nurdin. Tapi sayang acara ini minus dihadiri oleh sang sutradara Yadi Sugandi.
Decak kagum dari kalangan wartawan sebagai penonton saat adegan-adegan berkelahi atau ledakan muncul disana sini. Selain itu terdengar pula tawa karena film bernuansa nasionalis ini ternyata juga terselip komedi segar.
Setelah press screening, para pendukung film memberikan kesan-kesannya selama pembuatan film ini. Yang menarik adalah ketika Darius melontarkan pernyataan rasa bangga dan kecewanya. “Saya bangga dan kecewa untuk film ini. Bangga karena akhirnya ada film yang bisa membangkitkan rasa nasionalis lewat film perang dan sejarah. Film ini juga yang bergenre beda seperti kebanyakan film sekarang. Tapi saya kecewa kenapa ide awal untuk membuat film ini justru datang dari orang diluar bangsa Indonesia. Ternyata mereka lebih peduli daripada kita,” ujar Darius dihadapan para wartawan.
Tidak hanya para pendukung film yang memberikan kesan, para wartawan juga diberikan kesempatan untuk menyatakan kesan atau untuk bertanya mengenai film ini. Seperti salah satu wartawan yang menyatakan, jika film yang disebut-sebut sebagai film perang bergaya Hollywood ini justru tidak seheboh atau semegah film Hollywood pada umumnya. Jeremy Stewart sebagai salah satu produser eksekutif pun memberikan penjelasan. “Film ini merupakan trilogi, sebagai film pertamanya kami memberikan pengenalan terlebih dahulu terhadap para pemain dan jalan cerita, memang ledakan-ledakan dahsyat mungkin tidak sebanyak yang anda kira, tapi kita lihat saja di film kedua dan ketiganya yang saya jamin akan banyak aksi ledakan yang lebih dahsyat dengan taraf Hollywood,” jelas Stewart yang juga mengatakan bahwa film keduanya sudah selesai 70% dan film ketiganya 30%.
Mengapa film ini digembar-gemborkan ala Holywood? Lihat saja daftar kru yang terlibat antara lain Koordinator Special Effect dari Inggris, Adam Howarth (Saving Private Ryan, Black Hawk Down), Koordinator Pemeran Pengganti, Rocky McDonald (Mission Impossible II, The Quiet American), Make Up dan Visual Effect Artist, Rob Trenton (Batman-The Dark Knight), Ahli Persenjataan, John Bowring (Crocodile Dundee II, The Matrix, The Thin Red Line, Australia, X-Men Origins : Wolverine), dan Asisten Sutradara Mark Knight (December Boys, Beautiful).
Film ini akan dirilis secara nasional mulai 13 Agustus 2009 diseluruh bioskop Cineplex 21, dan untuk anda yang tidak sabar untuk menyaksikan film ini, bisa menonton Midnight Show pada 8 Agustus dibeberapa bioskop Cineplex 21. (eM.Yu)
langsung di HP Kamu?
Ketik: gossip
Kirim ke: 2121
Semua operator
kecuali
Flexi, Hepi dan Starone





