The Maling Kuburans, Parodi di Sebuah Asrama Angker

 

Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan hutang….! Itulah yang dialami oleh dua orang pemuda, Niko (Indra Birowo) dan juga Imen (Yton). Mereka terpaksa menjadi maling kuburan dadakan demi menebus hutang warisan dari kedua ayah mereka yang ...

29 Juni 2009
Posted By: Erfanintya M. P.

Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan hutang….!

Itulah yang dialami oleh dua orang pemuda, Niko (Indra Birowo) dan juga Imen (Yton). Mereka terpaksa menjadi maling kuburan dadakan demi menebus hutang warisan dari kedua ayah mereka yang dulunya berprofesi juga sebagai maling kuburan.

Kehidupan Niko dan Imen lurus-lurus saja. Sampai suatu hari mereka diculik oleh seorang bos mafia yang memberitahu kalau sebenarnya ayah-ayah mereka adalah mantan maling kuburan yang berutang sebuah mustika keramat pada si bos mafia.

Mereka pun akhirnya terpaksa menjadi maling kuburan demi melunasi hutang tersebut. Namun masalahnya tidak segampang yang mereka kira, karena ternyata lokasi kuburan tempat dimana mustika itu berada sudah berubah menjadi sebuah asrama kesusteran yang angker.  Apalagi secara tidak sengaja akibat ulah usil mereka, makhluk gaib ini pun menjadi murka.


Indra Birowo dan Yton (Itong) Club 80’s yang menjadi dua karakter sentral di The Maling Kuburans ini, memang sudah tidak diragukan lagi kepiawaiannya dalam mengocok perut penonton. Yang satu adalah pelawak jebolan Extravaganza dan satunya lagi adalah personil band Club 80`s.

 

Film ini bisa jadi adalah bukti eksistensi Indra di bidang komedi dan juga ajang pembuktian untuk Yton, apakah ia mampu melucu seperti desta & vincent yang juga personil band Club 80`s?
Pembawaan Indra yang ceplas-ceplos membuatnya cocok sekali memerankan karakter Niko, sementara Yton yang mempunyai ekspresi-ekspresi unik juga sangat pas sebagai sidekick dan kadang menjadi tumbal dari mulut ceplas-ceplos Indra.

Keduanya akan beradu akting dengan suster-suster asrama yang cantik dan seksi. Adalah Donita yang berperan sebagai suster Karyn, si serius yang tomboy namun tetap seksi. Ada juga penyanyi Syahrini yang baru kali ini bermain layar lebar namun tampil memikat  sebagai Ayu yang berisik dan telat mikir. Selain itu, film The Maling Kuburans juga diramaikan dengan penampilan pelawak Tessy, Heri Savalas dan juga aktris Yurike Prastica.


The Maling Kuburans adalah film karya sutradara Dwi Ilalang yang sebelumnya pernah menggarap komedi-aksi ala Jackie Chan di Thailand. Kali ini ia menggandeng rumah produksi Millenium Visitama Film yang cukup jeli memilih genre komedi horor. The Maling Kuburans dirancang sebagai hiburan murni, dimana seisi keluarga bisa menonton dan tertawa bersama, sambil sesekali masuk dalam suasana mencekam khas horor. Apalagi lokasi yang dipakai sebagai tempat syuting memang termasuk lokasi yang sangat angker di kota Bogor. (Ind)

COMPLETE ARCHIVE
 
Mau gossip terhangat
langsung di HP Kamu?
Ketik: gossip
Kirim ke: 2121
Tarif : 1000/sms
Semua operator
kecuali
Esia, Flexi, Hepi dan Starone
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON