BIOGRAPHY

Olga Kurylenko

Data Pribadi :

Nama : Olga Kurylenko

Tempat Tanggal Lahir : Berdyansk, Ukraina 14 November 1974

Tinggi badan : 1,75 m

Warna rambut : Coklat Tua

Warna Mata : Hijau

Filmografi :

L’Annulaire (2005)

Paris, je t’aime (2006)

Le Porte-bonheur (2006) (TV)

The Serphent (2006)

Suspectes (2007) (TV Mini Series)

Hitman (2007)

Max Payne (2008)

Tyranny (2008)

Quantum Of Solace (2008)

Apakah yang menarik dari petualangan agen rahasia 007 ? So pasti gadget-gadget yang canggih, aksi-aksinya yang memukau, serta tak ketinggalan petualangan Bond dengan para Bond Girlnya. Bertahun-tahun sejumlah wanita seksi selalu menjadi pasangannya. Kini, nama Olga Kurylenko muncul menjadi sosok ...

OLGA KURYLENKO, BERAKTING DENGAN TOTALITAS

 
Olga Kurylenko

Apakah yang menarik dari petualangan agen rahasia 007 ? So pasti gadget-gadget yang canggih, aksi-aksinya yang memukau, serta tak ketinggalan petualangan Bond dengan para Bond Girlnya. Bertahun-tahun sejumlah wanita seksi selalu menjadi pasangannya. Kini, nama Olga Kurylenko muncul menjadi sosok yang memukau sebagai gadis Bond.

Dengan penuh penghayatan, Olga berhasil menjadikan Bond Girl kali ini menjadi sesuatu yang berbeda dengan Bond Girl lainnya. “Saya pikir karakter ini memang cocok untuk menjadi gadis Bond. Dia sangat berbeda dengan yang lain, dia kuat dan independen. Dia tidak membutuhkan Bond untuk menolongnya, dia tidak membutuhkan siapa-siapa untuk menolongnya. Dia bisa melakukan apa saja sendiri, dia memiliki misi di dalam film, dia punya cerita sendiri,” ungkap Olga saat menjelaskan pendapatnya tentang karakter yang ia perankan.

Untuk mewujudkannya, Olga mengatku jika dirinya selalu berusaha untuk melakukan setiap adegan sendiri, tanpa bantuan pemeran pengganti. Hal inilah yang dikatakannya sebagai totalitas dalam berkarir.

“Hanya adegan di dalam perahu boat saja yang memakai pemeran pengganti, karena akan sangat sulit untuk tidak jatuh dari boat, karena perahu melaju dengan sangat kencang dan ini seperti roller coaster. Apalagi saya tidak hanya duduk, melainkan harus melakukan adegan perkelahian,” ujar Olga.

Apa yang dilakukan Olga dalam Quantum Of Solace, membuatnya menjadi gadis Bond paling tangguh dan glamour. Namun perjalanan Olga untuk mencapai titik ini tidak didapatkan dengan mudah.

Olga Kurylenko lahir di Berdyansk, Ukraina pada 14 November 1979 dari seorang ayah asli Ukraina bernama Kostyantyn Kurylenko, serta seorang ibu keturunan Rusia bernama Marina Alyabusheva. Kehidupan keluarga Olga tidak harmonis dan miskin. Orang tuanya bercerai saat Olga berusia 3 tahun dan ia baru bertemu sang ayah di saat usianya menginjak 8 tahun, dan sekali lagi ketika ia berusia 13 tahun.

Gadis Bond ini ditemukan oleh seorang pemandu bakat saat melihatnya di sebuah stasiun kereta bawah tanah. Saat itu, ketika Olga berusia 13 tahun, Olga bersama ibunya baru saja turun dari kereta bawah tanah yang tiba di Moskow. “Saya sangat terkejut, karena wanita itu terus bertanya mengenai Olga dan saya takut dia mempunyai maksud jahat,” ujar Maria. ibu dari Olga. ‘Dia mengatakan bahwa saat itu Olga masih terlalu muda, dan dia akan menghubungi saya kembali dalam waktu satu atau dua tahun lagi,” tambah Marina.

Dan benar saja, beberapa tahun kemudian tepatnya di usianya yang ke-17, Olga berangkat ke Perancis untuk mewujudkan impiannya. Sesampainya disana, Olga justru tidak langsung mengejar karirnya untuk menjadi model, melainkan ia belajar bahasa Perancis selama 6 bulan pertamanya untuk memperlancar karirnya.

Hasilnya, setahun kemudian, Olga mendapatkan kontrak dengan agency model Madison. Di bawah agensi ini, wajah Olga mulai menghiasi majalah-majalah terkenal macam Glamour, Elle, Madame Figaro, Marie Claire dan Vogue.

Kehidupan Olga sebagai seorang model dijalankannya selama 2 tahun. Beberapa produk seperti Lejaby Lingerie, Bebe Clothing, Clarins dan Helena Rubenstein Company juga memasang Olga Kurylenko sebagai modelnya. Dari dunia model ini, juga membawa pengaruh kepada kehidupan pribadinya. Pasalnya, tepat di usia 20 tahun, penyuka film-film klasik ini menikah dengan seorang fotografer Perancis yang berusia sembilan tahun lebih tua darinya, bernama Cedric Van Mol.

Namun seperti kedua orangtuanya, kehidupan rumah tangga Olga juga tidak dapat berlangsung lama. Pernikahan Olga dengan suaminya hanya sanggup bertahan selama dua tahun. “Sebelumnya mereka telah berteman dekat, namun pernikahan mereka bisa dibilang tanpa cinta,” begitu tutur sang ibu.

Hancur di kehidupan pribadi, bukan berarti kehancuran dalam karirnya. Dengan perceraian itu, justru memacu semangatnya untuk terus mengembangkan karir. Olga mulai memberanikan diri terjun ke layar lebar.

Film pertamanya adalah Annulaire, L’ yang dirilis pada tahun 2005 lalu. Dan pengalaman pertamanya berakting layar lebar ini membuat ia terkesima dan ingin terus melanjutkan karirnya di layar lebar. Hal tersebut dibuktikannya dengan kembali bermain dalam film Omnibus Paris, je t’aimei serta berperan sebagai Sofia dalam film The Serpent.

Namun dari baru di film keempatnya lah nama Olga Kurylenko mencuat. Namanya mulai dikenal luas kala tampil mendampingi Timothy Olyphant dalam film yang diangkat dari permainan video game, Hitman. Dalam film ini Olga berperan sebagai Nika Boronia, seorang wanita Rusia yang jatuh hati pada Agent 47, karakter utama dalam film ini.

Kebinaran nama Olga Kurylenko tidak lepas dari totalitas aktingnya dalam berakting. Totalitasnya disini adalah ia berani tampil tanpa harus diganti dengan pemeran pengganti, dan juga berani bermain tanpa busana. Wow ? Ya, dalam film ini Olga Kurylenko menanggalkan pakaiannya untuk salah satu adegan. Dan diakui oleh Olga, ia sangat nyaman melakukan hal tersebut.

“Aku sangat nyaman dengan tubuhku, hingga aku tidak masalah dengan tubuh yang terbuka. Pekerjaan ini, menjadi seorang aktris, kadang-kadang menuntut untuk melakukan hal itu,” ujar Olga. “Dan aku tidak masalah dengan hal itu, malahan aku menikmatinya,” tambah Olga.

Usai bermain dalam film tersebut, barulah Olga mulai memasuki kehidupannya sebagai gadis Bond. Berawal di tahun 2007, agennya menyertakan Olga untuk mengikuti audisi film James Bond terbaru yang saat itu belum diberi judul. Namun karena pengiriman naskah yang terlambat membuat Olga tidak sempat mempelajari dan mendalami peran yang akan diaudisikan. “Saya hanya mempunyai waktu untuk menghafal dialog selama 20 menit,” kisah Olga.

Olga tidak kehilangan akal, ia menutupi kekurangannya tersebut dengan mencoba berimprovisasi. “Akhirnya saya mengikuti audisi tanpa beban. Dan saya merasa sepertinya akan gagal, jadi saya hanya bersenang-senang saja sepanjang audisi itu,” jelas Olga.

Tak disangka, dengan perasaan tanpa bebannya itu justru Olga berhasil mengalahkan 399 wanita yang ikut kompetisi itu. Marc Foster mengatakan bahwa Olga terpilih memerankan Camile karena 400 orang saingannya tampil tegang saat mengikuti audisi.

Alhasil, peran sebagai Camile didapat oleh Olga. Dan untuk memantapkan aktingnya, Olga harus mengikuti latihan fisik selama tiga minggu. Selama itu, Olga mengikuti pelatihan senjata dan terjun payung. Selain itu, Olga juga diharuskan untuk menonton film-film Bond terdahulu untuk mendapatkan referensi mengenai peran yang ia mainkan, selain ia juga harus belajar latihan dialog.

“Saya mempunyai pendengaran yang sangat baik, hingga saya dengan mudah dapat meniru orang,” ungkap Olga. Hmm akankah totalitas Olga dapat mensajajarkan namanya dengan para Bond Girl terdahulunya ? (ajo)

COMPLETE ARCHIVE
 
Pantau segala informasi film dengan http://m.21cineplex.com dari browser ponsel Anda!
 
 

COMING SOON